A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Restorasi Rumah Adat Karo - Tribun Medan
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Tribun Medan

Restorasi Rumah Adat Karo

Jumat, 4 Maret 2011 11:18 WIB
Restorasi Rumah Adat Karo
Doc
Rumah adat Karo yang berada di Desa Melas, Kecamatan Dolatrayat, Kabupaten Karo. Rumah adat ini satu-satunya rumah adat yang tersisa di Melas

Laporan Wartawan Tribun Medan\Budi Warsito/Rel

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rumah adat adalahh suatu identitas dan juga ciri khas dari sebuah suku. Setiap suku yang ada di Indonesia, pasti memeiliki rumah adat yang berbeda bentuknya. Seperti rumah adat Karo yang sudah ada sejak jaman Pre Kolonial.

Keberadaan rumah adat yang menjadi simbol saat ini tentunya harus di lestarikan dan dijaga keutuhannya. Hal ini dilakukan oleh sanggar seni yang berencana merestorasi bangunan rumah adat Karo. Sanggar Seni Tinuang, Sanggar Seni Sirulo, dan Tabloid Sora Sirulo akan bekerja sama untuk merestorasi rumah adat Karo agar tetap berdiri dan tidak punah. Rumah adat Karo yang direnovasi ini merupakan rumah adat Karo yang masih tersisa, satu-satunya rumah adat yang tersisa di Melas.

Pada bulan Mei 2010 yang lalu, mereka telah merencanakan melakukan pengumpulan dana untuk biaya perbaikan rumah adat tersebut. Pengumpulan dana tersebut bertema "Koin Untuk Rumah Adat Karo". Dana yang telah terkumpul akan digunakan untuk merenovasi bagian atap dari rumah adat Karo di Desa Melas, Kecamatan Dolatrayat, Kabupaten Karo.

Dari beberapa kali berdiskusi antara Sanggar Tinuang dan Tabloid Sora Sirulo dengan Kepala Desa Melas, pemilik rumah adat dan Karang Taruna Desa Melas, disepakati penyisipan atap rumah ini diadakan pada Jumat, (4/3/2011) sampai Sabtu, (5/3/2011). Pada Sabtu Malam 5 Maret 2011 diadakan acara hiburan dengan menampilkan musik dan tari Karo sebagai wujud kebersamaan dan ucapan syukur serta merancang kegiatan berikutnya.

Renovasi ini akan dibantu 35 orang relawan yang berasal dari Sanggar Tinuang, Tabloid Sora Sirulo dan Karang Taruna Desa Melas. Ditambah beberapa simpatisan akan bergotongroyong melakukan kegiatan ini, dipimpin oleh seorang tukang (Pauji Ginting). Masih terbuka sukarelawan tambahan. Untuk yang berminat silahkan hubungi panitia.

Seluruh relawan sepakat menggunakan dana pribadi. Dana yang telah terkumpul melalui gerakan “Koin untuk Rumah Adat Karo” digunakan membeli bahan-bahan yang diperlukan (bambu peranca, ijuk, tali, dll.), konsumsi selama kerja gotongroyong (makan dan minum) dan upah tukang. Diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 2 jt

Ronovasi dilakukan sesuai dengan bahan yang masih bisa didapat, seperti atap penganti/penyisip adalah ijuk seperti aslinya agar rumah adat yang diperbaiki tetap tradisional. Tali pengikat ijuk juga terbuat dari ijuk. Beberapa rusuk yang retak/patah akan diperkokoh dengan rusuk-rusuk pendamping terbuat dari bambu. Ini dipilih mengingat kebocoran atap dapat mempercepat pembusukan tiang-tiang rumah akibat basah oleh air hujan. Tujuan akhir adalah merestorasi rumah ini secara total dan kemudian melanjutkan restorasi rumah-rumah adat Karo lainnya.

Khusus untuk kegiatan memperbaiki/menyisip atap panitia mendapatkan beberapa sumbangan dari beberapa pihak seperti halnya uang, dan makanan untuk pekerja. Panitia juga masih membuka kesempatan kepada siapa saja yang hendak memberikan sumbangan dalam bentuk uang maupun bahan-bahan yang dibutuhkan kepada dermawan-dermawan yang ingin memberikan membantu.  

Selain sebagai bagian upaya pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya Karo, perbaikan rumah adat Karo di Melas dimaksudkan juga untuk membangun desa ini sebagai salah satu tujuan wisata Kabupaten Karo. Sehubungan dengan itu, panitia juga mengajak para peminat menyaksikan kegiatan hiburan yang dilakukan,  Sabtu (5/3/2011) malam. Saat itu akan dilakukan juga pengutipan dana untuk renovasi kepada pengunjung.

Acara yang diketuai oleh Desnalri Sinulingga ini juga mengundang semua media nasional maupun lokal serta cetak maupun elektronik untuk meliput semua kegiatan. Kami juga mengundang para fotografer profesional maupun amatir untuk mengabadikan semua kegiatan.

Dan apabila anda berniat untuk membantu dengan cara menyumbangkan bahan bangunan ataupun dalam bentuk uang, anda dapat menghubungi, 0811 602 609 (Ita Apulina Tarigan) selaku bendahara dan juga 08137 580 5406 (Desnalri Sinulingga) selaku Ketua Panitia.

Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
406 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas