Sabtu, 25 April 2015

Mana Dana BOS Sekolah Swasta?

Minggu, 3 April 2011 18:22

Mana Dana BOS Sekolah Swasta?
TRIBUN/IST
Hottob Harahap, Dosen Opini Publik Fisipol UMSU.

Fakta di lapangan semua pernyataan pejabat tersebut hanya isapan jempol belaka. Yang paling aneh Dinas Pendidikan Kota Medan memberi informasi, bahwa dana BOS sudah disalurkan ke seluruh rekening sekolah penerima BOS. Anggota Komisi B DPRD Medan, H.T. Bahrumsyah, SE ikut berbicara, agar penyaluran dana BOS jangan di tunda.

Timbul pertanyaan di benak kita dan di sekolah-sekolah swasta siapa sebenarnya yang berkuasa tentang penyaluran dana BOS. Bulan Februari, Walikota (Rahudman Harahap), Kadisdik Medan (Hasan Basri) dan berapa stafnya melakukan sosialisasi tentang administrasi dan pemanfaatan dana BOS Kota Medan, kepada seluruh kepala sekolah di Kota Medan.

Dengan demikian seharusnya keterlambatan penyaluran dana BOS tidak akan terjadi lagi sebab sudah diarahkan oleh Pemerintah Otonomi Daerah, agar semua penyaluran dana BOS berjalan lancar, mencapai sasaran dan waktu yang ditetapkan.

Penulis sangat setuju apa yang dikemukakan saudara Kusmin, M.Pd, seorang tokoh pendidikan, melalui  salah satu koran di Medan, tanggal 28 Maret 2011, agar dana BOS yang disalurkan lebih baik langsung dari pemerintah kota/kabupaten ke rekening kepala sekolah, sebab kepala sekolah akan yang mengetahui, apakah jumlahnya sudah sesuai.

Kalaulah dana BOS itu dicairkan melalui Bank, pastilah dana BOS tepat jumlahnya dan tepat sasarannya. Kalau jumlah yang diterima sekolah itu berlebih maka akan ada kewajiban kepala sekolah untuk mengembalikan dana BOS ke Rekening Kas Umum Daerah Kabupaten/Kota.

Saudara Kusmin, M.Pd, mempertegas lagi : yang di kuatirkan adalah setelah dana BOS diterima kepala sekolah dan Bendahara BOS akan ada kewajiban lain dari kepala sekolah, untuk mengeluarkan dana itu untuk menutupi kepentingan yang sama sekali bukan untuk biaya operasional sekolah ataupun adanya biaya-biaya lain yang dikeluarkan sebagai akibat dari deal-deal  kesepakatan sebelum dana BOS dicairkan, dan dapat merusak perencanaan dana BOS.

Keadaan inilah yang perlu diteliti BPK sebagai pemeriksa keuangan negara sebab penggunaan anggaran BOS,  bermilyar-milyar rupiah dapat diketahui secara pasti pemanfaatannya.

Halaman12
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas