Kamis, 18 Desember 2014
Tribun Medan
Home » Sumut

PLN Diminta Laksanakan Oval dengan Benar

Minggu, 17 April 2011 20:47 WIB

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - ‎​Pimpinan Daerah Lembaga Konsumen Kelistrikan Indonesia (LKKI) Kota Binjai memprotes aksi Tim P2TL yang mana sudah meresahkan masyarakat Khususnya pelanggan yang menggunakan tenaga listrik, warga resah akan kinerja Tim P2TL tidak becus.

Menurut Direktur Lembaga Konsumen Kelistrikan Indonesia (LKKI) kota Binjai, Rismalinda SE, PLN yang sudah mendapatkan ISO, seharusnya memperhatikan kinerja tim P2TL agar tidak membabi buta melaksanakan tugas.

Seperti yang di sampaikan warga yang enggan di sebut namanya kepada www.tribun-medan.com yang berdomisili di Jalan T Amir Hamza / kelurahan Jati Makmur.

"saya di oval dan di beri sanksi atau denda sebesar Rp 1.710.108 dan saya seorang warga miskin di mana kami mau mencari dana sebesar itu sedangkan untuk makan saja pas-passan," katanya Minggu (17/04/2011).

Setelah ia mengadu kepada Lembaga Konsumen Kelistrikan Indonesia (LKKI) kota Binjai dan aspirasi yang di tampung oleh wakil direktur Tim Investigasi Sudaryono. "Saya mendapatkan hak-hak keadilan masyarakat bahwa hasil pemeriksaan TIM ANEV STAND sebelum di periksa tim oval berukuran 18,1 dan setelah di periksa berukuran 15," katanya. Kesimpulan pemeriksaan fisik secara visual KWh Baik.

Wakil ketua DPRD Binjai H Bahman Nasution SH dan duduk di lembaga Konsumen Kelistrikan Indonesia (LKKI)wakil direktur Bidang Hukum dan Kemasyarakatan menyesal telah terjadinya permasalahan terkait hak-hak masyarakat.  Seharusnya PLN memusyawarahkan kepada konsumen dengan baik tanpa memberikan sanksi seperti yang tercantum di atas.

"Saya sebagai wakil ketua DPRD Binjai, meminta kepada ketua kontrin PT PLN wilayah Sumut agar meneliti seluruh hasil kinerja P2TL (persero cabang Binjai) yang telah meresahkan konsumen," kata Bahman.(*)
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas