Tim Dinkes Kesehatan Kaltim Datangi 2 Orang Suspek Flu Burung

Tim Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Hari ini,Jumat (29/04/2011), yang diketuai, Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M)

Tayang:
zoom-inlihat foto Tim Dinkes Kesehatan Kaltim Datangi 2 Orang Suspek Flu Burung
Internet
IST-Flu Burung
TRIBUN-MEDAN.com, TENGGARONG - Tim Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Hari ini,Jumat (29/04/2011),  yang diketuai, Kasi Pengendalian Penyakit Menular (P2M), dr Archilia S Dahlan akan mendatangi 2 orang warga Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kukar, yang dinyatakan suspek flu burung.

Tim provinsi ini akan didamping petugas lapangan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kukar. "Pagi ini, tim dari Dinas Kesehatan Kaltim akan melakukan pemeriksaan terhadap 2 orang warga yang terkena suspek flu burung. Tim akan membawa obat, perangkat pemeriksaan kesehatan dan fasilitas penyuluhan," kata Eka Soni, Ketua Tim Investigasi Dampak Flu Burung dari Kementerian Kesehatan, Jumat (29/04/2011).

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 ribu ekor ayam mati mendadak dan dinyatakan positif flu burung setelah dilakukan rapid test (tes cepat) terhadap sejumlah sampel ayam di Desa Makarti, Marangkayu.

Meluasnya flu burung yang menyerang unggas di kawasan tersebut berdampak buruk terhadap kesehatan warga. Dari 34 orang warga yang diperiksa tim investigasi Kementerian Kesehatan, 7 orang mengalami demam ringan dan seorang demam tinggi. Dua orang diantaranya dinyatakan suspek flu burung.

Eka meminta peran aktif kepala desa dalam mensosialisasikan flu burung terhadap warga sekitar. "Kalau memang warga tidak punya waktu karena pagi hingga sore bekerja menyadap karet, kades bisa berinisiatif melakukan sosialisasi pada malam hari, misalnya diselingi dalam tiap acara pengajian warga," tutur Soni.

Dia mengimbau warga tak perlu ketakutan akan tertular flu burung. Maka itu, dia menegaskan kembali betapa penting upaya sosialisasi mengenai pemahaman terhadap flu burung dan langkah-langkah penanggulangannya.

"Warga diminta segera melapor ke pihak rumah sakit atau puskesmas terdekat, apabila ditemukan orang dengan gejala suspek flu burung, seperti demam yang tinggi. Ini sebagai upaya mengurangi penularan kepada orang lain," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved