Anggota Dewan dan Kontraktor Saling Mengadukan
Anggota DPRD Simalungun Luhut Sitinjak
Frengky Siahaan, Minggu (8/5), menceritakan pada Jumat malam (6/5) ia dan Berlin Sinaga sedang berkendara melintasi depan Siantar Hotel. Mereka melihat Luhut Sitinjak di sebuah warung dan singgah. "Lalu saya bilang, 'Apa kabarmu? Katanya kau sudah anggota DPRD? Bisa bincang-bincang?" kata Frengky menceritakan kembali.
Menurut Frengky, Luhut menolak dan langsung pergi. Namun ketika berpapasan, Luhut sempat memakinya dengan kata-kata kotor lalu pergi meninggalkan mereka ke arah Lapangan Adam Malik.
Setengah jam kemudian, Frengky mendapat telepon dari seorang polisi yang mengaku bermarga Sitinjak dan ingin mendamaikannya dengan Luhut. Menurut polisi itu, Luhut akan melaporkan Frengky karena pemerasan. "Pemerasan apa? Dia yang akan kuadukan balik. Dibilangnya aku memeras! Itu fitnah," ujar Frengky yang juga merupakan kandidat Ketua DPD AMPI Simalungun itu. Ia mengaku sudah berkonsultasi dengan pengacaranya dan berencana segera melapor ke polisi dan Dewan Kehormatan DPRD.
Sementara itu Luhut Sitinjak dan beberapa rekannya, Sabtu (7/5) telah melapor ke Mapolres. Menurut seorang rekan Luhut, malam itu Frengky meminta uang kepada anggota dewan dari Partai Karya Perjuangan itu. "Frangky memang sering memeras Luhut," kata seorang rekan Luhut yang tak mau disebutkan namanya, Sabtu (7/5).