Pencarian Duet Amine Kamoun

Pencarian Duet Amine Kamoun

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Randy Hutagaol

TRIBUN-MEDAN.com MEDAN - Evaluasi paling menohok bagi Bintang Medan ialah perihal rapuhnya barisan pertahanan. Fakta berbicara, jumlah kebobolan jauh lebih tinggi dari membobol gawang lawan. Michael Feichteinbener punya terminologi khusus, penyakit kambuhan.

"Lagi-lagi penyakit kambuhan terulang. Barisan pertahanan keropos," demikian katanya beberapa kali. Saat besutannya harus rela melihat gawang dibobol lawan. Ia menunjuk Amine Kamoun sebagai pemain bertahan yang paling konsisten. Namun, Amine terlalu sering dibekap cedera.

Meski demikian Amine tetaplah poros halang nan tangguh. Sayang, ia tidak memiliki tandem. Praktis bekerja setengah mati. Baik dalam menghalau bola datar ataupun mematahkan laju bola di udara. "Seleksi besok akan coba mencari libero yang juga tangguh sebagai duet Amine," ujarnya kepada tribunmedan.com, Minggu (5/6/2011).

Sebelumnya dari tiga nama lolos seleksi, terdapat Dede Ariandi yang berposisi sebagai libero. Meski begitu belum ada kepastian secara resmi apakah akan bergabung dengan Bintang Medan. (raf/ tribunmedan.com)

Penulis: Randy P.F Hutagaol
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved