• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Medan

Kebaya Cantik Untuk Wisuda

Sabtu, 18 Juni 2011 23:05 WIB
Kebaya Cantik Untuk Wisuda
Walau identik dengan pesta dan pernikahan, namun pemakaian kebaya untuk wisuda adalah salah satu hal penting yang harus dikenakan wisudawati. Sebagai budaya yang lekat di Indonesia, pemakaian kebaya wisuda oleh perempuan memang sangat pas bila digunakan, baik untuk wisuda strata 1, Master ataupun Doktor. Saat penganugerahan gelar di belakang namanya, tak seperti wisudawan yang hanya memakai pakaian setelah rapi, kaum perempuan biasanya lebih mementingkan penampilan yang maksimal di hari wisudanya. Bahkan selain memilih kebaya yang cantik, penampilannya pun semakin anggun dengan tatanan rambut yang disanggul menawan plus polesan make up di muka.

Wajar memang, di salah satu hari bahagianya itu, perempuan ingin tampak cantik, dihadapan ratusan wisudawan/wisudawati lainnya. Apalagi ia akan datang ke proses yang cukup sakral tersebut didampingi kedua orangtua yang dicintai. Paling tidak, pemakaian kebaya oleh wisudawati, walau tidak diharuskan, namun menjadi budaya wajib oleh ratusan universitas yang ada di Indonesia.

Pertengahan tahun ini, beberapa universitas di Kota Medan pun ikut mengadakan proses wisuda untuk menandai kelulusan mahasiswanya. Bagi Anda yang mungkin tengah mempersiapkan kebaya untuk wisuda, mungkin Anda berpikir untuk menjahit sebuah kebaya, sehingga bebas menentukan baik model maupun desain yang berbeda dengan orang lain. Di pusat pasar Medan misalnya, Anda dapat menemukan berbagai jenis kain untuk kebaya yang dibandrol mulai dari Rp 200ribuan untuk kualitas sedang, hingga jutaan rupiah untuk kualitas yang bagus. Motif yang ditawarkan pun beraneka ragam, mulai dari motif bunga, motif daun hingga motif batik.

"Untuk harga per meternya, kisarannya mulai dari Rp 200 ribuan hingga jutaan. Untuk yang semi ada yang harganya sekitar Rp 800 ribu. Biasanya, kalau yang mau bikin kebaya wisuda, kebanyakan pakai warna cerah," ujar Susi, salah seorang pedagang kain di pusat pasar, kepada Tribun, Sabtu (18/6). Pemakaiannya pun bervariasi, tergantung bentuk tubuh si pengguna kebaya tersebut. Ada yang memesan satu meter, namun ada juga yang lebih dari semeter, karena bentuk tubuh si pengguna relatif lebih besar.

Sementara untuk bawahan kebaya, dapat digunakan kain tenun ikat, kain batik, ataupun kain jenis lainnya yang dapat disesuaikan dengan atasan kebaya. Kain ikat memiliki beragam jenis kain. Ada yang katun, serat nanas, serat kayu, bahkan sutra. Ada yang tebal, ada juga yang tipis. Ada yang kasar, ada juga yang halus. Semua bahan dibuat sesuai dengan kegunaannya masing-masing.Jenis kainnya tentu saja tergantung dari harga yang Anda inginkan. Harga paling murah biasanya berkisar Rp 200 ribuan hingga Rp 1 jutaan.

Setelah membeli bahan untuk kebaya, Anda tinggal datang ke penjahit spesialis kebaya yang Anda inginkan. Tentukan model yang disukai, karena kerumitan model akan bergantung terhadap ongkos jahitnya sendiri. Susi mengungkapkan, untuk ongkos jahit biasanya sekitar Rp 400 ribuan atau Rp 800 ribuan. Tergantung model atau tingkat kerumitannya.

Selain membeli bahan kain kebaya, Anda boleh juga memikirkan untuk membeli kebaya yang sudah jadi. Walaupun kekurangannya adalah, tidak dapat memakai kebaya sesuai yang diingini, namun pilihan ini cukup berguna bagi Anda yang tidak memiliki cukup banyak waktu untuk mendesain kebaya sendiri. Harganya juga terbilang lebih murah daripada kebaya yang dijahit dengan model sendiri.

Di toko Erna yang terletak di Jalan Sisingamangaraja misalnya, tersedia berbagai jenis kebaya jadi yang dapat menjadi alternatif pilihan Anda. Selain untuk kebaya pernikahan dan pesta yang memiliki desain lebih glamour, toko ini juga menyediakan kebaya untuk wisuda yang biasanya didesain lebih simpel daripada kebaya kebanyakan.

"Desainnya memang lebih sederhana. Tidak terlalu terbuka ataupun mewah. Kan kebayanya juga hanya sekali pakai, jadi tidak didesain terlalu rumit lah," ungkap Erna.

Di tokonya ini, harga kebaya yang ditawarkan bervariasi. Mulai dari Rp 500 ribuan hingga sejutaan. Warna-warnanya pun tidak begitu mencolok dengan motif yang beranekaragam. Selain menawarkan kebaya jadi, ia juga menyediakan penjahit khusus kebaya bagi mereka yang ingin memesan kebaya dengan desain sendiri. Ada pula bahan kain kebaya yang dijual, namun tidak terlalu banyak. Karena ia mengkhususkan tokonya untuk kebaya jadi dan jahitan kebaya saja. (ers)

Tips Merawat Kebaya

Erna juga membagikan tips untuk merawat kebaya. Untuk kebaya menurutnya tidak selalu harus langsung dicuci setelah dipakai. Biasanya kebaya dapat dipakai beberapa kali, tergantung pemakaiannya. Setelah penggunaan kebaya hanya perlu digantung sebentar di tempat yang kering, untuk menjaga kerapiannya. Jika harus dicuci pun, kebaya tersebut harus memiliki dicuci dengan teknik tersendiri. Hal ini dikarenakan kain kebaya lebih mudah tergerus jika dipaksa menggunakan mesin cuci biasa, yang tidak memiliki dry clean.

"Tapi kalau masih khawatir, boleh saja menggunakan jasa cuci seperti laundry. Mereka biasanya memiliki alat khusus dan dilatih untuk mencuci pakaian seperti jas dan kebaya," katanya.

Setelah dicuci, sewaktu menjemur kebaya juga disarankan dilakukan pada waktu cuaca tidak terlalu panas. Sehingga kualitas warna kebaya mampu bertahan lebih lama atau tidak cepat pudar. Sewaktu disimpan juga, kebaya tidak seperti jas yang biasanya cukup digantung. Sebab, kebaya memiliki bagian tersendiri, seperti payet misalnya, yang akan berubah bila digantung untuk waktu yang cukup lama. Disarankan penyimpanan dilakukan dengan melipat kebaya saja. (ers)
Penulis: Eris Estrada
Editor: Eris Estrada
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
11592 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas