• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Medan

Festival Kue Bulan di Hotel JW Marriott Medan

Selasa, 2 Agustus 2011 10:38 WIB
Festival Kue Bulan di Hotel JW Marriott Medan
Tribun Medan / Alfin
Kue Bulan
Laporan Citizen Reporter / Afin

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -
Hotel JW Marriott Medan mengadakan festival kue bulan di Jade Restaurant, pada festival ini disuguhkan beraneka ragam kue bulan dengan citarasa yang sangat enak dan tekstur lembut yang memanjakan lidah penikmat kue ini. Dimulai dari bulan Juli  hingga bulan September 2011, hidangan kue bulan ini dijual di lobby hotel mulai dari pukul 10.00-22.00 WIB. Festival kue bulan diadakan dalam rangka  merayakan festival musim semi di tahun kelinci emas.

Biasanya, masyarakat etnis  China menggunakan kue bulan  sebagai kue hantaran pada musim semi, jika seseorang mengirimnya ke keluarga, teman, kerabat atau siapapun juga, itu berarti orang tersebut mendoakannya agar selalu sukses dan beruntung.

Kue bulan di Hotel JW Marriott Medan dibuat secara tradisional, mulai dari alat yang yang terbuat dari kayu untuk mencetak dan memipihkan adonannya, sampai pengolahan yang seluruhnya menggunakan tangan, sehingga rasa yang dihasilkan juga sangat legit, lembut, dan manis alami. Hal ini semata-mata dilakukan guna menghadirkan kepuasan berbeda para penikmat kue ini  melalui sensasi rasa yang original dan berkualitas.  

Hampir semua bahan kue bulan, seperti lotus, tepung terigu (tepung hongkong), dan sugar syrup, diimpor dari luar negeri, khususnya China . Berbeda dengan kue bulan yang beredar dipasaran sekarang ini, proses pembuatan  kue bulan di Hotel JW Marriott Medan  tidak menggunakan mesin sama sekali (hand making).

Marketing Communication Executive Hotel JW Marriott Medan Otniel Aldi mengatakan; “Semua kue bulan yang suguhkan merupakan hasil kreasi olahan otentik  dengan gaya tradisional tanpa pengawet, tanpa pewarna buatan, dan tanpa pemanis buatan.”  Oleh karena itu, kue yang tidak menggunakan bahan pengawet ini paling enak jika dihidangkan dengan chinese tea untuk menetralisasi rasanya yang amat manis

Kue ini disuguhkan di dalam kotak merah yang mewah dengan sentuhan warna  emas dan ornamen menarik. Design kemasan khusus yang elegant, menarik,  bergengsi dan sangat eksklusif akan menjadi hantaran atau hadiah yang menakjubkan nan membahagiakan untuk keluarga, teman dan rekan kerja dalam menyemarakan festival musim semi tahun ini.

Harga yang paket yang ditawarkan pada setiap tipe pun  bervariasi mulai dari Rp. 99.000,- hingga Rp. 398.000,-  yang disertai juga dengan paket-paket promo menarik. Hebatnya lagi, tersedia layanan antar untuk memudahkan siapa saja untuk membelinya.

Sejarah tentang Kue Bulan

Dalam budaya China , saat bulan sedang purnama atau bulat penuh, masyarakat China merayakan festival musim semi, yang biasa dikenal dengan sebutan moon festival. Bulan sedang purnama biasa terjadi pada hari ke-15 di bulan ke-8 pada penanggalan China .

Ada kisah melegenda yang melekat kuat  di kalangan masyarakat China mengenai festival ini. Seorang pemanah bernama Hou Yi telah menyelamatkan bumi bersama istrinya yang cantik, Chang Er. Dahulu terdapat 10 matahari di langit dan, akibatnya, seluruh umat manusia menderita karena bumi terlalu panas. Dengan gagah berani, Hou Yi lalu memanah sembilan matahari sehingga hanya tersisa satu matahari.

Sebagai imbalannya, dewi keabadian memberikan pil keabadian untuk Hou Yi. Tetapi, Feng Meng, kerabat Hou Yi, merasa iri dan ingin mengambil pil keabadian tersebut. Untuk mencegah pil tersebut dirampas oleh Feng Meng, Chang Er menelan pil tersebut dan keajaiban pun terjadi. Tubuh Chang Er tiba-tiba melayang perlahan menuju ke angkasa dan akhirnya Chang Er menjadi dewi bulan sejak itu.

Sejak saat itu, hingga sekarang  masyarakat China merayakan  tradisi festival bulan yang mempersembahkan kue bulan sebagai bentuk persembahan kepada dewi bulan di setiap bulan purnama datang. Untuk merayakan festival musim semi di tahun kelinci emas ini, Dewasa ini, masyarakat China menggunakan kue bulan  sebagai kue hantaran pada musim semi, jika seseorang mengirimnya ke keluarga, teman, kerabat atau siapapun juga, itu berarti orang tersebut mendoakannya agar selalu sukses dan beruntung. (*)
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
17634 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas