Kerusuhan di Inggris, Anjing Polisi Ikut Terluka
Kerusuhan yang terjadi di sebagian kota di Inggris ini telah mengakibatkan sejumlah petugas
TRIBUN-MEDAN.com, LONDON - Kerusuhan yang terjadi di sebagian kota di Inggris ini telah mengakibatkan sejumlah petugas keamanan mengalami luka-luka. Laporan terakhir menyebutkan ada sekitar 111 petugas yang mengalami luka serius baik di kepala dan mata. Sebagian besar terluka akibat aksi pelemparan batu bata, botol dan sejumlah benda keras lainnya. Demikian seperti dikutip dari BBC.
Tak hanya petugas, lima anjing polisi yang membantu pengamanan aksi kerusuhan itu juga mengalami luka akibat kerusuhan tersebut. Untuk mengantisipasi hal yang lebih buruk, Scotland Yard telah memberikan bantuan penambahan pasukan keamanan pada hari Selasa lalu.
Meski mendapat serangan dari pelaku kerusuhan, petugas kepolisian masih berhati-hati dalam menggunakan peluru plastik untuk melumpuhkan para pelaku kerusuhan di sejumlah kota. Pemerintah Inggris sejauh ini juga belum berencana untuk meminta bantuan militer untuk menangani aksi kerusuhan ini.
Hingga Rabu ini (10/8/2011), kerusuhan di Inggris telah memasuki hari keempat. Kerusuhan di London utara itu berawal ketikaSabtu lalu (6/2011) sejumlah warga Tottenham menggelar unjuk rasa memprotes tewasnya Mark Duggan, seorang warga distrik Tottenham berusia 29 tahun. Ia diduga tewas setelah terjadi baku tembak dengan polisi.
Awalnya warga hanya melakukan aksi damai, namun aksi itu langsung berubah menjadi kekerasan ketika para pengunjuk rasa membakar beberapa mobil polisi dan sebuah bus kota, lalu menjarah beberapa toko.
London Utara, terutama distrik Tottenham, merupakan kawasan yang sangat rawan. Di wilayah itu ketegangan rasial telah lama terjadi, karena terdapat sejumlah besar kelompok minoritas etnis. Angka pengangguran di Tottenham juga sangat tinggi.
Kerusuhan berbau rasial di Tottenham sebenarnya juga bukan pertama kali terjadi. Tahun 1985 silam, seorang polisi di kawasan itu tewas ditusuk dalam sebuah kerusuhan rasial.(dodi/tribunnews.com)