A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Jenifer Alami Trauma Hebat - Tribun Medan
Sabtu, 22 November 2014
Tribun Medan

Jenifer Alami Trauma Hebat

Jumat, 19 Agustus 2011 19:35 WIB

Laporan wartawan Tribun Medan / M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -
Saat ini, Jenifer (bukan nama sebenarnya) warga Jalan Udara Ujung Kelurahan Gundaling II Kecamatan Brastagi Kabupaten Karo yang selama dua tahun menjadi budak pemuas seks majikannya Jangkok atau Akok warga Jalan Veteran Kecamatan Brastagi Kabupaten Karo mengalami trauma hebat.

Trauma yang dialami Jenifer membuat dirinya tidak berani dan malu bertemu siapapun.

“Saat ini jenifer, mengalami trauma karena selalu didatangi pihak Jangkok. Kedatangan pihak Jangkok sendiri untuk mengajukan perdamaian dan dia (jenifer, red) tidak mau,” ucap Kordinator Puspa PKPA Azmiati Zuliah ketika ditemui tribun-medan.com di kantor PKPA, Jalan Pasar I Tanjung Sari, Jumat (19/8/2011)

Atas trauma yng dialami korban, Azmiati memberikan konsling kepada Jenifer terutama , mengambalikan dirinya untuk kembali ke dunia luar. “saat ini sendiri, Jenifer sedang berada dalam perlindungan PKPA dan pada tempat yang aman,” terangnya.

Azmiati menambahkan konseling ini mengembalikan kepercayaan diri Jenifr yang tertarik bekerja di Salon. "Dia ingin kerja di salon, dan PKPA sendiri setelah kasus ini akan membawa Jenifer ke kursus salon dan memberikannya modal untuk bekerja dan berinteraksi dengan dunia luar," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, kekerasaan seksual yang dialami Jenifer terjadi pada 2009 lalu. Awalnya Jenifer ketahuan mencuri uang tabungan anak Jangkok dengan cara mengambil uang dari celengan anaknya selembar demi selembar dengan pecahan Rp 50 ribun sampai Rp 100 ribu.

Korban yang saat itu masih berusia 16 tahun tidak hanya harus menyicil tapi harus melayani nafsu bejat Jangkok. Dan bila korban tidak mau melayani kemauan Jangkok maka akan diancam akan diberitahukan kepada pamannya Nasib Sinaga. Dengan keadaan terpaksa karena diancam, korban menuruti nafsu birahi Jangkok. (Ari/tribun-medan.com)
Penulis: M Azhari Tanjung
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas