• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribun Medan

35 Peragaan Rekonstruksi Pembunuhan Sri Wahyuni

Kamis, 29 September 2011 20:19 WIB
35 Peragaan Rekonstruksi Pembunuhan Sri Wahyuni
internet
Pegawai BRI Syariah Sri Wahyuni Simangunsong
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ari

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN
- Polresta Medan mengadakan Rekonstruksi Pembunuhan Sri Wahyuni Simangunsong, pegawai BRI Syariah yang mayatnya ditemukan dikawasan Jembatan Tele Kabupaten Samosir, di Halaman Mapolresta Medan, Kamis (29/9).

Dalam Rekonstruksi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Medan AKP M Yoris Marzuki, tidak dihadiri oleh tersangka Erwin Panjaitan yang merupakan otak pelaku pembunuhan ini, dikarenakan tersangka dalam keadaan sakit.

Rekonstruksi tersebut memperagakan 35 adegan, dimana empat tersangka kasus pembunuhan ini, Erwin Panjaitan yang diperagakan oleh seorang anggota polisi, dan tiga rekannya yakni, Suherman alias Embot, Ria Hutabarat yang merupakan istri tersangka Erwin dan Eva Sari Istri dari Embot.

Dalam rekonstruksi tersebut menunjukkan mereka mengikuti dan menyetop mobil yang dikendarai korban (diperankan seorang pegawai di Mapolresta Medan) hingga akhirnya keempat pelaku ini merampok dan membunuh Sri Wahyuni dan mayatnya dibuang dikawasan Jembatan Tele Kabupaten Samosir.

Selain menghadirkan tersangka, juga hadir tiga orang jaksa dari Pengadilan Negeri Medan, yakni Fitri Sumarni, Alinafiah dan P Siburian untuk mengikuti jalannya rekonstruksi. Selain itu juga tampak hadir beberapa orang keluarga dari korban.

Sempat terjadi sedikit ketegangan dalam rekonstruksi ini, saat seorang keluarga korban sempat mencoba memukul tersangka Embot saat rekonstruksi berlangsung. Namun berkat kesigapan petugas, aksi pemukulan ini dapat dihindarkan, dan keluarga korban yang emosi hanya sempat meludahi sembari memaki tersangka Embot.

Kasat Reskrim Polresta Medan AKP M Yoris Marzuki saat dikonfirmasi seusai rekonstruksi mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan guna melengkapi berkas yang telah dikirim pihaknya ke Kejaksaan. "Rekonstruksi ini bertujuan untuk melengkapi berkas," Ungkap Yoris. (ari/tribun-medan.com)
Penulis: M Azhari Tanjung
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
27719 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas