TribunMedan/

Cirus Sinaga Dituntut 6 Tahun Penjara

Jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung meminta Majelis hakim Pengadilan Tipikor

Cirus Sinaga Dituntut 6 Tahun Penjara
Tribunnews.com/ Herudin
EMOSIONAL - Cirus Sinaga, terdakwa kasus dugaan penghilangan pasal korupsi Gayus Tambunan, menangis saat menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2011). Cirus dijerat Pasal 12e dan atau Pasal 21 dan atau Pasal 23 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara. (tribunnews/herudin)
Laporan wartawan Tribunnews.com  / Vanroy Pakpahan

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA -  Jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung meminta Majelis hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis enam tahun penjara kepada terdakwa kasus korupsi yang juga jaksa non aktif Cirus Sinaga. Jaksa menilai Cirus terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi.

"Meminta Majelis hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan  pidana penjara selama 6 tahun," ujar jaksa Nasril Naib di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (29/9/2011).

Selain hukuman penjara, JPU juga meminta Majelis hakim menjatuhkan denda senilai Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap Cirus.

Menurut JPU, Cirus, selaku jaksa peneliti kasus Gayus, telah terbukti melanggar Pasal 21 UU Pemberantasan Korupsi sebagaimana yang termaktub dalam dakwaan alternatif kedua mereka.

Pertimbangan yang memberatkan tuntutan JPU, Cirus selaku aparat penegak hukum tidak bekerja sesuai aturan yang berlaku. Sebagai jaksa peneliti kasus Gayus, Cirus justru bertindak tidak sesuai ketentuan. "Terdakwa juga tidak tampak menunjukkan penyesalan atas perbuatan yang didakwakan," ucap jaksa Nasril.

Sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya, sopan selama persidangan, dan terdakwa sedang sakit sehingga masih membutuhkan pengobatan intensif.

Atas tuntutan JPU tersebut, Cirus menyatakan akan mengajukan nota pembelaan atau pleedoi pribadi. Pledoi pribadi itu akan dilengkapi dengan pledoi tim penasihat hukum. Mendapati sikap Cirus dan penasihat hukum itu, Ketua Majelis Hakim Albertina Ho memberi waktu satu pekan untuk mereka menyusun pledoi yang akan dibacakan tersebut.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help