Aksi Bakar Diri
Sondang Bawa Pesan Perlawanan
Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia
Tayang:
TRIBUNNEWS.COM/WAHYU AJI
Sondang Hutagalung, pelaku aksi Bakar diri kini berbaring di ruang Born Unit RSCM, Jakarta. Sondang Hutagalung nekat melakukan aksi bakar diri di Jalan Merdeka Barat, tepat di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (07/11/2011).
TRIBUN-MEDAN.com,PONTIANAK - Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia Parlindungan Simarmata mengatakan, kematian Sondang Hutagalung membawa pesan perlawanan bagi kaum muda dan mahasiswa. Perlawanan harus segera diberikan kepada pemerintah yang gagal mengatasi kemiskinan dan korupsi.
"Ini adalah pesan bahwa kekecewaan masyarakat atas kinerja pemerintah yang gagal sudah mencapai titik klimaks. Ini bukti bahwa perubahan tidak bisa ditunda sekalipun nyawa taruhannya," kata Parlindungan, Minggu (11/12/2011).
Bangsa Indonesia, kata Parlindungan, tentu tidak menginginkan kematian yang berlatarbelakang frustasi sosial karena kemiskinan kian akut dan korupsi merajalela di setiap instansi pemerintahan.
"Yang pasti, kematian Sondang tidak sia-sia, tidak juga untuk mencari sensasi atau sok jadi pahlawan. Dia hanya mau berpesan kepada kita semua untuk bangkit dan bergerak menyelamatkan bangsa dan negara ini dari tangan-tangan kotor para pejabatnya," kata Parlindungan.(*)