• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Medan

Terumbu Karang Pulau Datu Rusak Parah

Sabtu, 31 Desember 2011 12:35 WIB
Terumbu Karang Pulau Datu Rusak Parah
Kompas/Lasti Kurnia
Ilustrasi
TRIBUN-MEDAN.com, PONTIANAK - Terumbu karang di perairan Pulau Datu, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat, rusak parah akibat penggunaan bom ikan dan pukat harimau. Pembuatan rumpon dari kapal rusak menjadi solusi untuk memperbaiki ekosistem.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Barat Gatot Rudiyono mengatakan, terumbu karang di perairan Pulau Datu mulai rusak sejak kapal-kapal Thailand menjarah ikan di kawasan itu menggunakan pukat harimau pada tahun 1998 sampai tahun 2000.

"Kondisi itu kemudian diperparah oleh penggunaan bom ikan," kata Gatot, Sabtu (31/12/2011).

Kapal-kapal yang digunakan sebagai rumpon itu adalah kapal sitaan dari nelayan Vietnam yang menjarah ikan dan tertangkap di Laut China Selatan. Kondisi ketujuh kapal yang ditangkap pada 2010 itu rusak dan tidak bisa dioperasikan. Untuk memberi nilai ekonomi, kapal-kapal rusak itu kemudian ditenggelamkan di Pulau Datu.

Gatot mengatakan, butuh beberapa tahun untuk memulihkan ekosistem di Pulau Datu. Setelah pulih, perairan Pulau Datu akan diawasi dan akan dikhususkan untuk nelayan pancing.
Editor: Raden Armand Firdaus
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas