Springbed Minimalis Tetap Jadi Primadona
Hampir serupa dengan produk furniture seperti lemari, meja dan kursi yang kini sedang
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Hampir serupa dengan produk furniture seperti lemari, meja dan kursi yang kini sedang tren berkonsep minimalis, perangkat tempat tidur juga mengalami hal serupa. Dari penuturan Manager Internal Lipin, Indriyani, saat disambangi Tribun di kantornya Jalan Yos Sudarso Medan, mengatakan jenis springbed juga gemar dipakai masyarakat berjenis minimalis.
"Model ukir-ukir kurang diminati dan minimali merajai pasar kini. Sekarang zaman minimalis, simpel dan berkualitas. Kalaupun ada yang senang dengan produk yang ada ukirannya datang dari kalangan orangtua," ujarnya, Kamis (19/1/2012).
Meski demikian, ia mengaku bukan berarti pasar produk springbed seluruhnya dikuasai model minimalis. Tetap ada peminat model ukir meski hanya ada di kalangan terbatas. Hal itu yang mendasari Lipin, sebagai brand lokal asli Sumatera Utara yang memproduksi berbagai perangkat furniture tetap mengeluarkan dua varian berupa modern minimalis dan konvensional.
Ia mencontohkan, awal tahun ini Lipin kembali menghadirkan produk springbed terbaru. Adalah tipe mahoni dan monica ukuran enam kaki seharga Rp 4, yang masing-masing mengusung konsep berbeda.
Sama-sama menyasar kebutuhan masyarakat kelas menengah, tipe mahoni ia katakan lebih ditujukan untuk kalangan orangtua yang menyukai aksen kayu. Di mana pada sandaran tempat tidur ini, Indri mengaku sangat kuat didominasi oleh kayu yang menghasilkan kesan klasik pada produk.
Berbeda dengan tipe monica, yang penjualannya jauh melebihi tipe mahoni, di mana kalangan muda lebih senang menggunakan. Di varian ini seluruh perangkatnya dilapisi oleh kain dan kulit. Sandaran tempat tidur ini sengaja dibentuk melengkung untuk menghadirkan suasana nyaman saat tidur maupun duduk di atas kasur.
"Yang paling laku dan digemari tipe
monica karena lebih modern. Adanya alasan sebagian kalangan mengatakan
bahwa model klasik lebih kuat dari model modern saya kira salah. Lipin
menerapkan standarisasi ketat untuk setiap produknya,"
ujarnya.
(irf/tribun-medan.com)