Selasa, 3 Maret 2015

Kecelakaan Kerja Mencapai Empat Persen

Rabu, 1 Februari 2012 18:18 WIB

TRIBUN-MEDAN.COM,GUNUNG SUGIH - Sebanyak 20 dari 100 ribu tenaga kerja di Indonesia rentan mengalami kecelakaan kerja. Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) berupaya menekan angka tersebut, melalui penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Salah satu upaya kita itu dengan mobil K3 ini. Sehingga kita bisa hadir pertama dan cepat ketika terjadi kecelakaan,”kata T Saut P Siahaan, Sekertaris Dirjen Binwasnaker, seusai penyerahan bantuan mobil tanggap darurat K3 dari Kemenakertrans kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.

Mobil K3 diharapkan dapat meminimalisir kecelakaan pada tempat kerja. Pasalnya, dampak dari kecelakaan berbuntut pada kerugian negara.

Dari hasil kalkulasi International Labour Organisation (ILO), kerugian akibat kecelakaan kerja di negara-negara berkembang (termasuk Indonesia) mencapai 4 persen dari GDP (Gross Domestic Product) atau produk domestik bruto.

“Itu betul. Mencapai 4 persen dari GDP. Target kita, Tahun 2015 mendatang budaya K3 dapat direalisasikan,” ujarnya, Rabu (1/2/2012).

Mobil K3 juga diharap dapat memproses atau mendeteksi kasus-kasus kecelakaan kerja yang terjadi.

Menurutnya, mobil tanggap darurat juga merupakan upaya pemerintah pusat dalam mempertahankan tenaga kerja. Dari 28 unit mobil yang beroperasi di seluruh Indonesia, Provinsi Lampung mendapat jatah dua unit. Yakni di Povinsi dan di Kabupaten Lampung Tengah.

Halaman12
Editor: Wiwi Deriana
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas