Kepemimpinan JK di Golkar Lebih Baik Daripada Ical
Tribun Medan - Sabtu, 25 Februari 2012 14:02 WIB
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Peneliti CSIS, Phillips
Vermote melihat di Partai Golkar, sosok mantan Wakil Presiden Jusuf
Kalla lebih populer ketimbang Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie
alias Ical. Jusuf Kalla kata Phillips lebih sering terekspose di media
massa.
"Ical dan JK lebih populer JK, JK punya eksposure di media lebih banyak, karena mantan Wapres dan mantan Menteri,"ujar Phillips saat acara diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu(25/2/2012).
Tidak hanya itu, Phillips menjelaskan saat era kepemimpinan Jusuf Kalla di Partai Golkar relatif tidak ada kasus-kasus hukum yang terjadi. Berbeda ketika Ical memimpin.
"Waktu pak Jusuf Kalla jadi Ketua Umum Golkar relatif enggak ada kasus hukum di Golkar,"pungkasnya.
Dalam beberapa survei yang dilakukan CSIS, Jusuf Kalla menjadi calon presiden yang paling terpopuler ketimbang Aburizal Bakrie.
"Ical dan JK lebih populer JK, JK punya eksposure di media lebih banyak, karena mantan Wapres dan mantan Menteri,"ujar Phillips saat acara diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jakarta, Sabtu(25/2/2012).
Tidak hanya itu, Phillips menjelaskan saat era kepemimpinan Jusuf Kalla di Partai Golkar relatif tidak ada kasus-kasus hukum yang terjadi. Berbeda ketika Ical memimpin.
"Waktu pak Jusuf Kalla jadi Ketua Umum Golkar relatif enggak ada kasus hukum di Golkar,"pungkasnya.
Dalam beberapa survei yang dilakukan CSIS, Jusuf Kalla menjadi calon presiden yang paling terpopuler ketimbang Aburizal Bakrie.
Editor : Muhammad Tazli
Sumber : Tribunnews