Coret-coretan Pasca UN, Lulus Belakangan
Beberapa siswa/siswi SMK Kota Medan, tadi Rabu (18/4) sudah melakukan coret-coretan baju dengan cet pilox. Bagi mereka coretan
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Beberapa siswa/siswi SMK Kota Medan, tadi Rabu (18/4) sudah melakukan coret-coretan baju dengan cet pilox. Bagi mereka coretan sebagai pertanda UN selesai. Mereka tak perduli apakah jawaban UNnya kemarin mengantarkan kelulusan atau tidak.
Seperti diutarakan Jefri kepada Tribun. Siswa SMK YP Medan Putri ini mengaku belum tahu apakah dirinya akan lulus atau tidak. Baginya coret-coretan adalah hal penting sebagai kenangan di masa sekolah.
"Nggak tau lah lulus atau nggak. Ini kan untuk kenang-kenangan terakhir sekolah," katanya saat berkumpul bersama 20-an teman-temannya di depan Stadion Teladan Medan.
Kata Jefri yang mengenakan baju sekolah putih sudah dicoretin cet, mereka hendak menuju ke pemandian Sembahe, Sibolangit.
"Mau bergerak ke pemandian kami bang," katanya diposisi boncengan temannya.
Sementara, belasan Siswi SMK Parulian Medan juga mebcoret-coret bajunya dengan cat pilox.
"Kami harus bisa meyakinkan kami lulus bang," kata siswi yang tak mau menyebut namanya saat ditemui Tribun tak jahu dari sekolahnya di Jalan Teladan Medan.
Sementara Inas, siswa SMK Panca Budi, mengatakan baginya kelulusan belakangan.
"Yang penting selesai ujiannya dulu. Masalah lulus belakangan bang," katanta tertawa berada di atas kereta Vixion.
"Semoga lulus lah bang," tambah Inas yang berkonvoi dengan 20 kendaraan roda dua temannya menuju Pantai Cermin.
(fer/tribun-medan.com)
