BlueBird
Wew, Ada 5 Pengemudi Wanita di BlueBird
Sarwanto Adhi Soewarno selaku operational manager Bluebird Medan mengatakan, pihaknya sendiri sudah memiliki lima orang
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sarwanto Adhi Soewarno selaku operational manager Bluebird Medan mengatakan, pihaknya sendiri sudah memiliki lima orang pengemudi wanita. Dari 11 orang yang memasukkan lamaran ke perusahaan tersebut lima wanita tadi dianggap paling kompeten.
Ia mengaku pengemudi wanita di Bluebird sendiri umumnya berasal dari golongan single parent. Katanya pula, wanita-wanita yang bekerja tersebut berasal dari golongan mampu.
"Kalau wanita mengerti mengemudi dengan benar pasti dia sudah mempunyai mobil sejak SMA atau kuliah. Nah, mungkin setelah menjadi single parent mereka bekerja sebagai pengemudi, toh ga ada yang salah. Kesannya memang sepele menjadi pengemudi taksi. Tapi jika Anda lihat para pengemudi taksi di kami baik wanita atau pria rata-rata adalah eks karyawan yang bekerja di perusahaan BUMN atau dalam taraf hidup kelas menengah sebelum menjadi pengemudi Bluebird. Dengan penghasilan rata-rata per hari minimum Rp100ribu, saya pikir tidak salah para karyawan bekas PHK atau pensiunan TNI banyak melamar ke kami," ujarnya di Medan, Rabu (18/4).
Meski sudah menjadi perusahaan jasa angkutan terbaik Bluebird mereka sebut tetap saja menerima komplain dari konsumen. Hal itu dikarenakan untuk Medan armada Bluebird hanya ada 300 unit dan aktif 240. Jumlah tadi sangat berbanding jauh jika dikaitkan dengan order taksi Bluebird yang per harinya mencapai 2740.
"Jadi wajar saja mas kami selalu dikomplain. Banyak masyarakat kecewa menunggu taksi Bluebird tetapi ga datang-datang," ungkapnya. (Irf/tribun-medan.com)
