A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Perempuan Jangan Gentar - Tribun Medan
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Tribun Medan

Perempuan Jangan Gentar

Jumat, 20 April 2012 19:39 WIB
Perempuan Jangan Gentar
Tribun Medan / Adol
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Pematangsiantar, Christin Novelinda Simanjuntak
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Pematangsiantar
Christin Novelinda Simanjuntak

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR
- Adanya porsi kaum hawa di dunia politik hendaknya dimanfaatkan semaksimal mungkin. Mari kita semua kaum perempuan, menunjukkan bahwasanya kita mampu. Tidak hanya diam dibalik kelemahan yang ditudingkan kepada kaum perempuan.

Perempuan jangan gentar. Dahulu memang tidak diberikan atau bahkan tidak ada kesempatan, kecuali hanya menjadi ibu rumah tangga. Namun kini tidak. Saya juga ingin ucapkan selamat memperingati hari Kartini bagi warga Indonesia dan khususnya warga Pematangsiantar.

Termasuk dalam sistem politik di Indonesia yang telah memberikan porsi 30 persen dari komposisi politik di kursi parlemen. Tidak ada saatnya lagi untuk terbendung dalam sebutan kelemahan. Semua bisa sama, dalam hak dan kesempatan. Semua tergantung, bagaimana kita bisa meraih dalam porsi tetap menjaga keseimbangan kehidupan.

Kurang percaya diri harus disingkirkan. Karena bagaimana pun, kita bisa dan mampu melakukan kegiatan sebagaimana kaum adam. Jadi, tetap memberikan eksistensi dan potensi masing-masing akan membawa kaum perempuan ke arah yang lebih cerah.

Perjuangan emansipasi itu harus dilihat sebagai sebuah kesempatan besar. Dimana, harus kreatif dan tidak gentar dalam mengikuti politik yang sehat.

Selain di dunia politik, dalam lingkup keluarga juga seorang istri harus bisa tegas dalam menghadapi si suami. Namun, tetap dalam koridor yang membangun hubungan kekeluargaan. Dimana, martabat suami dan istri pada hakikatnya adalah sama. Hanya saja, harus ada yang menjadi Kepala Keluarga.

Jika ada indikasi kekerasan, seorang istri harus tegas dan memberikan penjelasan kepada sang suami. Sekali lagi, bukan dalam lingkup membangkang. Namun saling memberikan solusi dalam suatu masalah. Tidak ada yang tamat atau lulus dalam membina perkawinan, namun tetap harus melakukan pembelajaran.

Pembunuhan terhadap seorang wanita hamil di Pematangsiantar beberapa hari kemarin sangat disesalkan. Kepolisian harus mengusut siapa pelakunya dan menghukum seberat-beratnya. Sebab yang terbunuh dalam perisiwa tersebut selain sangat sadis, juga mengakibatkan dua korban jiwa. (afr/tribun-medan.com)
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
95423 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas