MIT dan Harvard Berkolaborasi soal Kuliah "Online"
Tribun Medan - Jumat, 4 Mei 2012 09:40 WIB
TRIBUN-MEDAN.COM, BOSTON - Harvard University di Cambridge dan the Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Boston, keduanya di AS, berkolaborasi untuk memperluas program pendidikan "online" mereka. Keduanya juga mengundang institusi lain untuk bergabung.
Dua lembaga pendidikan tinggi asal AS ini termasuk yang terbagus di dunia. Program kolaborasi ini dinamai edX yang berbiaya 60 juta dollar AS, dikembangkan dari MITx, program serupa milik MIT.
Program ini menampilkan modulasi kuliah lewat video, pertanyaan-pertanyaan, dan masukan-masukan, laboratorium "online", serta tahapan-tahapan pelajaran. "EdX menyajikan sebuah kesempatan unik secara online milik kampus-kampus kami dan saat bersamaan menciptakan sebuah jalur pendidikan yang relatif mudah diakses jutaan pelajar sedunia," kata Presiden MIT, Susan Hockfield, sebagaimana diberitakan kantor berita Agence France Presse (AFP), Kamis (3/5/2012) waktu setempat.
Tahap pertama kami menyajikan empat atau lima mata pelajaran yang disajikan fakultas-fakultas di Harvard dan MIT. Ini akan dimulai pada September 2012.
Dua universitas di kawasan Boston, AS, juga diperkirakan segera menawarkan program serupa dengan skop lebih luas. Program serupa yang telah dijalankan MIT telah berhasil menjaring 120.000 pelajar dari seluruh dunia. Mereka hanya membutuhkan sebuah laptop untuk bisa bergabung.
Kursus-kursus pelajaran edX tidak dipungut biaya. Akan tetapi bagi mereka yang tertarik untuk mendapatkan kredit yang menjadi dasar meraih gelar, kemungkinan akan dipungut biaya. Namun mereka yang berhak mendapatkan gelar harus mengikuti dan merampungkan semua mata kuliah.
"Kami tidak berniat mencari uang tetapi tentu kami butuh biaya juga untuk bisa bertahan," demikian pernyataan edX.
Dua lembaga pendidikan tinggi asal AS ini termasuk yang terbagus di dunia. Program kolaborasi ini dinamai edX yang berbiaya 60 juta dollar AS, dikembangkan dari MITx, program serupa milik MIT.
Program ini menampilkan modulasi kuliah lewat video, pertanyaan-pertanyaan, dan masukan-masukan, laboratorium "online", serta tahapan-tahapan pelajaran. "EdX menyajikan sebuah kesempatan unik secara online milik kampus-kampus kami dan saat bersamaan menciptakan sebuah jalur pendidikan yang relatif mudah diakses jutaan pelajar sedunia," kata Presiden MIT, Susan Hockfield, sebagaimana diberitakan kantor berita Agence France Presse (AFP), Kamis (3/5/2012) waktu setempat.
Tahap pertama kami menyajikan empat atau lima mata pelajaran yang disajikan fakultas-fakultas di Harvard dan MIT. Ini akan dimulai pada September 2012.
Dua universitas di kawasan Boston, AS, juga diperkirakan segera menawarkan program serupa dengan skop lebih luas. Program serupa yang telah dijalankan MIT telah berhasil menjaring 120.000 pelajar dari seluruh dunia. Mereka hanya membutuhkan sebuah laptop untuk bisa bergabung.
Kursus-kursus pelajaran edX tidak dipungut biaya. Akan tetapi bagi mereka yang tertarik untuk mendapatkan kredit yang menjadi dasar meraih gelar, kemungkinan akan dipungut biaya. Namun mereka yang berhak mendapatkan gelar harus mengikuti dan merampungkan semua mata kuliah.
"Kami tidak berniat mencari uang tetapi tentu kami butuh biaya juga untuk bisa bertahan," demikian pernyataan edX.
Editor : Wiwi Deriana
Sumber : Kompas.com
Bergabunglah dengan Tribun Medan Fans Page untuk update berita Medan da Sekitarnya.
Follow twitter kami di @tribunmedan untuk mengakses berita melalui twitter.
Download Tribun Medan Blackberry Launcher untuk memudahkan anda mengakses berita melalui perangkat blackberry.
