Puing Bertanda Sukhoi Terlihat di Dasar Jurang
Tribun Medan - Kamis, 10 Mei 2012 14:54 WIB
TRIBUN-MEDAN.com, BOGOR - Tim TNI Angkatan Udara, Kamis (10/5/2012), melihat tanda Sukhoi pada puing-puing pesawat yang jatuh di Gunung Salak. Puing bertanda Sukhoi berada di jurang suatu tebing yang ditabrak pesawat berawak 44 orang itu.
Demikian diungkapkan oleh Mayor (Pnb) Muhammad Reza Yudha Fahlefie, pilot helikopter NAS-332 Superpuma Skuadron Udara 6 Atang Sendjaja, di Pos Komando SAR Sukhoi Superjet SJ-100 Pangkalan Udara Atang Sendjaja.
"Kami menjadi yakin. Kopilot melihat lambang Sukhoi pada puing pesawat di jurang tebing," kata Fahlefie. Namun, cuaca buruk menyulitkan tim untuk mengobservasi keadaan lebih lama. Sulit dipastikan adanya tanda kehidupan dari korban pesawat. Bahkan, tim penyelamat tidak bisa diturunkan karena lokasi terdekat dan teraman tidak bisa ditentukan.
Akhirnya, Kopilot Letnan Satu Pnb Budiono pada pukul 09.10 berhasil memotret lokasi jatuhnya pesawat. Lokasi itu terletak pada koordinat 06, 42, 61,3 Lintang Selatan dan 106, 44, 41,2 Bujur Timur. Lokasi evakuasi terdekat ialah Desa Cijeruk.
Fahlefie mengatakan, tim penyelamat dari TNI AU akan diberangkatkan lagi dari Lanud Atang Sendjaja apabila cuaca membaik. Saat ini, harapan terbesar, lokasi jatuhnya pesawat di tebing yang terjal dan tidak ada jalur pendakian itu bisa dijangkau oleh tim SAR lewat jalur darat. (*)
Demikian diungkapkan oleh Mayor (Pnb) Muhammad Reza Yudha Fahlefie, pilot helikopter NAS-332 Superpuma Skuadron Udara 6 Atang Sendjaja, di Pos Komando SAR Sukhoi Superjet SJ-100 Pangkalan Udara Atang Sendjaja.
"Kami menjadi yakin. Kopilot melihat lambang Sukhoi pada puing pesawat di jurang tebing," kata Fahlefie. Namun, cuaca buruk menyulitkan tim untuk mengobservasi keadaan lebih lama. Sulit dipastikan adanya tanda kehidupan dari korban pesawat. Bahkan, tim penyelamat tidak bisa diturunkan karena lokasi terdekat dan teraman tidak bisa ditentukan.
Akhirnya, Kopilot Letnan Satu Pnb Budiono pada pukul 09.10 berhasil memotret lokasi jatuhnya pesawat. Lokasi itu terletak pada koordinat 06, 42, 61,3 Lintang Selatan dan 106, 44, 41,2 Bujur Timur. Lokasi evakuasi terdekat ialah Desa Cijeruk.
Fahlefie mengatakan, tim penyelamat dari TNI AU akan diberangkatkan lagi dari Lanud Atang Sendjaja apabila cuaca membaik. Saat ini, harapan terbesar, lokasi jatuhnya pesawat di tebing yang terjal dan tidak ada jalur pendakian itu bisa dijangkau oleh tim SAR lewat jalur darat. (*)
Editor : Sofyan Akbar
Sumber : Kompas.com
Bergabunglah dengan Tribun Medan Fans Page untuk update berita Medan da Sekitarnya.
Follow twitter kami di @tribunmedan untuk mengakses berita melalui twitter.
Download Tribun Medan Blackberry Launcher untuk memudahkan anda mengakses berita melalui perangkat blackberry.
