Rabu, 19 Juni 2013
Bursa AS Terpukul Yunani
Tribun Medan - Selasa, 15 Mei 2012 08:24 WIB
Share |
0950383620X310.jpg

TRIBUN-MEDAN.COM, NEW YORK - Wall Street memerah. Pada pukul 16.00, Senin (14/5/2012) waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 turun 1,1 persen menjadi 1.338,35. Ini merupakan level terendah sejak 2 Februari lalu. Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average turun 1 persen menjadi 12.695,35. Sekitar 6,6 miliar saham berpindah tangan di sepanjang transaksi kemarin malam.

Sektor finansial dan energi mencatatkan penurunan terbesar di antara 10 sektor lain yang terhimpun dalam indeks S&P 500. Sementara, sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS adalah: JPMorgan Chase & Co dan bank of America Corp yang turun setidaknya 2,6 persen. Selain itu, ada pula saham Alcoa Inc dan Schlumberger Ltd yang turun lebih dari 1,5 persen, serta Symantec Corp yang turun 1,4 persen.

Penurunan bursa AS ini  dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di antaranya kondisi Yunani yang saat ini masih tidak stabil dan tengah berupaya untuk menciptakan pemerintahan baru. Tidak hanya itu, pasar juga semakin cemas karena pimpinan Eropa sudah mempertimbangkan untuk mengeluarkan Yunani dari kawasan Benua Biru.

"Investor sangat cemas saar ini. Secara keseluruhan, investor fokus pada kondisi politik Eropa. Tak ada seorang pun yang tahu apa yang akan terjadi nantinya dan pasar benci ketidakpastian," jelas Madelynn Matlock, analis Huntington Asset Advisors di Cincinnati. (Barratut Taqiyyah/Kontan)

 

Editor : Wiwi Deriana
Sumber : Kompas.com

Bergabunglah dengan Tribun Medan Fans Page untuk update berita Medan da Sekitarnya.

Follow twitter kami di @tribunmedan untuk mengakses berita melalui twitter.


Download Tribun Medan Blackberry Launcher untuk memudahkan anda mengakses berita melalui perangkat blackberry.


fedscraftarifedisa