Kesenian Tradisi Terancam Punah

Beberapa kesenian tradisional di Probolinggo, Jawa Timur, saat ini terancam punah. Selain karena tidak ada penerus,

Tayang:
TRIBUN-MEDAN.com, PROBOLINGGO — Beberapa kesenian tradisional di Probolinggo, Jawa Timur, saat ini terancam punah. Selain karena tidak ada penerus, minat terhadap kesenian tradisional ini juga semakin sedikit.

Beberapa kesenian tradisional Probolinggo yang terancam punah adalah ludruk probolinggo, tari topeng tengger, dan kemplang bergending.

Beberapa kesenian tradisional itu terancam punah karena tidak ada generasi penerusnya serta minat orang untuk menonton kesenian tersebut semakin jarang.

"Kalau tidak ada orang nanggap seni tersebut lama-lama bisa jadi seni itu akan punah," tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Probolinggo Tutug Edi Utomo, Senin (28/5/2012).

Seni ludruk probolinggo, misalnya, saat ini harus bergabung dengan grup tayub agar senimannya bisa bertahan.

"Untuk jenis kesenian yang senimannya masih ada mungkin bisa bermetamorfosis dengan bergabung pada grup lain. Namun, kalau penerusnya sudah tidak ada, seperti kemplang bergending di Kecamatan Krejengan, nantinya apa masih bisa bertahan?" ujar Tutug.

Darnianto, koordinator seni kemplang bergending asal Kecamatan Krejengan, menuturkan, seni itu memang hingga kini belum memiliki penerus. Saat ini tujuh pemainnya sudah tua-tua, di atas 50 tahun.

"Grup ini masih sering pentas di pernikahan, tetapi penerusnya hingga kini belum ada. Putra-putri pemain kemplang bergending yang diharapkan meneruskan kiprah orangtuanya rupanya tidak ada yang berminat," ujar Darnianto.

Saat ini di Probolinggo terdata sebanyak 85 grup seni dengan total 137 seniman.

Ketua Dewan Kesenian Probolinggo Rifai mengatakan, seniman diharapkan mampu berinovasi untuk menarik minat masyarakat. Pemilik sanggar seni bisa mengemas tampilan grup seninya dengan tambahan inovasi unik tanpa menghilangkan inti kesenian aslinya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved