Kecelakaan Sukhoi
Tim Asuransi Sukhoi Bertemu Keluarga Pekan Ini
Perwakilan Sukhoi di Indonesia, PT Trimarga Rekatama mengun
"Dalam minggu ini akan bertemu keluarga," kata Pimpinan PT Trimarga Rekatama, Sugito, dalam Raker-RDP di Ruang Rapat Komisi V DPR, Jakarta, Senin (28/5/2012).
Sementara itu Konsultan PT Trimarga Rekatama, Sunaryo mengatakan tim
kepengurusan tanggung jawab atau asuransi akan menemui keluarga mulai
minggu ini.
"Berdasarkan informasi yang kami terima tim pengurusan tanggung jawab atau asuransi akan menemui keluarga mulai minggu ini," ujarnya.
Secara detail ia mengatakan Sukhoi Civil
Aircraft Company menunjuk Kapital Insurance Grup di Rusia. Kapital
Insurance Grup menunjuk Airclaims part of McLarens Young Internastional
dari Singapura dengan perwakilan hukum dari Singapura yaitu Holman
Fenwick Willan (HFW), dimana perwakilan hukum di Indonesia adalah
Assegaf Hamzah & Partners.
"PT Trimarga Rekatama
mendapatkan informasi dari pihak JSC "SCAC" bahwa tim pengurusan
pelaksanaan tangungjawab atau asuransi akan mulai menemui atau
mengunjungi keluarga korban dalam minggu ini," jelasnya.
Ia menegaskan pula, proses asuransi masih dalam pengurusan dan penyelesaian.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan EE Mangindaan menyebutkan pihak Sukhoi
telah menyatakan kesanggupannya untuk memberikan tanggungjawab sesuai
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 tahun 2011.
Ia menyatakan kesepakatan Sukhoi dan perwakilan Sukhoi di Indonesia (PT Trimarga Rekatama) dengan ditjen Hubungan Udara tanggal 22 Mei 2012 lalu.
Dalam aturan Menteri Perhubungan tersebut, besaran asuransi yang diterima keluarga korban Sukhoi sebesar Rp1,25 miliar.
"kesanggupan pihak Sukhoi utk memberikan tanganggung jawab pengangkut
yang besarnya sesuai dengan PM 77 tahun 2011," jelas Mangindaan, di
Ruang Rapat Komisi V, Jakarta, Senin (28/5/2012).
Lebih lanjut
Mangindaan menegaskan hingga kini PT Trimarga Rekatama sebagai
perwakilan Sukhoi masih berkomitmen memberikan asuransi kepada keluarga
korban sesuai aturan dan kesepakatan awal.
"Kita berharap kesepakatan ini dalam bentuk tertulis. Karena masih lisan," jelasnya.
Selain itu, Sukhoi juga menyatakan kesanggupannya berupa tangung jawab memberikan bantuan transportasi ke daerah pemakaman kepada keluarga korban.