FT USU, Ilmunya Lebih dari Pabrik dan Segala Tentang Teknik
Tribun Medan - Kamis, 7 Juni 2012 19:13 WIB
Laporan wartawan Tribun Medan/ Raden Armand Firdaus
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU) merupakan salah satu fakultas tertua di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri di Sumatera Utara. Dengan begitu mengenai kualitas dari keilmuannya tak usah diragukan lagi.
Seperti seorang mahasiswa jurusan Teknik Industri semester akhir, Dedy menyebutkan kepada Tribun Medan bahwa pengalaman fakultas teknik telah menjadi nilai jual tersendiri untuk menarik banyak mahasiswa baru. Apalagi tidak sedikit alumni yang telah dipercaya bekerja di berbagai perusahaan di Sumatera Utara bahkan di luar negeri.
"Berbicara soal kualitas jangan diragukan, hasil sudah pasti baik. Semua tinggal tergantung bagaimana seorang mahasiswa memaksimalkan apa yang diterimanya dari seorang dosen saat matakuliah berlangsung,"katanya, Kamis (7/6/2012).
Walau sedikit berbeda saat belajar di bangku sekolahan dulu, memang kreatifitas dan kreasi mahasiswa dituntut bisa berkembang. Hal itu tentunya demi hasil yang memuaskan setelah selesai perkuliahan. Karena menurutnya, nama Fakultas Teknik USU telah memiliki tempat yang layak dibanyak perusahaan lokal dan asing.
Pasalnya pengaruh dosen yang bersifat sebatas membukakan jalan diharuskan mahasiswa mampu membaca situasi tersebut. Secara tidak langsung mahasiswa tetap menerima cekokan dari pengajar, tetapi sangatlah berbeda saat berada di bangku sekolahan.
"Asal mau, saya yakin semunya mampu berhasil secara maksimal. Apalagi mahasiswa yang menuntut ilmu didalamnya benar-benar dinikmatinya, seperti mahasiswa yang memang suka dengan dunia teknik pastinya lebih mudah menerima ilmunya,"ujarnya.
Tegas Dedy, segala pembelajaran semakin sempurna karena semua dosen dan staf pengajarnya memiliki ilmu sesuai dengan bidangnya. Sehingga bagi para mahasiswa yang benar-benar enjoy tentunya sangat suka dan menikmati setiap detik menggali ilmu di Fakultas Teknik USU.
"Sekarang tinggal mahasiswanya saja, jika mau memanfaatkannya maka pasti bisa berhasil. Dan untuk diketahui ilmu teknik itu nantinya tidak hanya bekerja di bidang teknik saja, namun banyak peluang kerja yang terbuka untuk lulusan teknik,"tutur Dedy.
Pantauan Tribun, rasanya mahasiswa memang dimanjakan saat belajar di Fakultas Teknik USU. Jelas saja, lingkungan kampus yang hijau dan teduh membuat para mahasiswa bebas membahas apa saja selepas perkuliahan. Boleh duduk di teras yang lebar didekat lokal atau santai dibawah pohon yang rindang.
Apalagi tataan parkir yang rapi dan pos Satpam di pintu masuk kampus telah membuat para mahasiswa tenang saat menuntut ilmu tanpa harus ketakutan dan ragu sepedamotor mereka digondol maling dan sejenisnya.
Lain halnya Dedy, berbeda dengan Clara, yakni mahasiswa jurusan Teknik Industri Semester delapan yang sangat yakin suka dunia teknik. Tidak sebatas teknik industri saja, ternyata menurutnya luas sekali ilmu yang diperolehnya selama berkuliah di FT USU.
"Menarik sekali saat berada didalam lingkungan belajar Fakultas Teknik USU. Benar ternyata kata alumni yang telah melaluinya, bahwa aplikasi yang luas dari dasar ilmu memang nyata,"jelasnya.
Kemudian, lapangan kerja sangat lebar dan menarik untuk diselami lebih dalam. Namun sebagai catatan kecilnya, lulusan teknik apapun itu, mempunyai peluang yang sama dan besar guna memperoleh kerja yang layak di banyak perusahaan asing dan lokal, tidak hanya di lingkungan pabrik dan perteknikan saja.
"Malah saya percaya akan bisa mendapatkan kerja yang pantas dan luas setelah selesai kuliah, nggak tahu alasannya apa, tapi yang jelas saya sangat yakin mendapatkannya,"tegas Clara.
Selain itu juga, Clara menjelaskan aplikasi ilmu selepas perkuliahan bisa memasuki bidang apa saja. Tidak mesti di pabrik dan dunia teknik, tetapi perbankan dan pegawai serta karyawan swasta bisa dimasuki oleh alumni teknik. Artinya mindset orang awam mesti diluruskan atas penyataan salah itu.
Nah uniknya, mahasiswa Teknik Industri lainnya, Tanti memutuskan untuk hengkang dari pilihan awal berguru di bawah jurusan Teknik Kimia saat menentukan pilihan jurusan. Ternyata tidak sia-sia pemikirannya untuk berlabuh di Teknik Industri USU.
"Rupanya setelah dimasuki lebih dalam, jiwa saya memang di teknik industri. Dan ilmunya memang terpakai disemua bidang,"kata perempuan berkerudung ini.
Terbukti dari para alumni yang dikenalnya, telah berada dan bekerja di perusahaan di luar dunia teknik. Artinya peluang kerja di bidang lain jelas terbuka lebar.
"Ilmunya lebih dari sekedar pabrik dan segala tentang teknik,"jelasnya.
(rdn/tribun-medan.com)
Penulis : Raden Armand Firdaus
Editor : Muhammad Tazli
Sumber : Tribun Medan
Bergabunglah dengan Tribun Medan Fans Page untuk update berita Medan da Sekitarnya.
Follow twitter kami di @tribunmedan untuk mengakses berita melalui twitter.
Download Tribun Medan Blackberry Launcher untuk memudahkan anda mengakses berita melalui perangkat blackberry.