• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Medan

Hasilkan Rp 20 Juta Tiap Bulan dari Ternak Ayam Serama

Jumat, 8 Juni 2012 12:00 WIB
Hasilkan Rp 20 Juta Tiap Bulan dari Ternak Ayam Serama - ayam_serama.jpg
Sabrina Asril
Jenis ayam asal Malaysia, Serama, beraksi dalam Kontes Ayam Terkecil Sedunia, Minggu (16/1/2011), di WTC Mangga Dua, Jakarta.
TRIBUN-MEDAN.com - Berawal dari hobi memelihara ayam serama, Akmal Pasya (28), PNS PU Bina Marga Propinsi Sumsel, menghasilkan pendapatan menggiurkan. Ia mengaku, satu bulannya bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 20 juta.

"Pendapatan dari beternak ayam serama ini, mencapai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta dari penjualan ayam anakan, remaja dan indukan," ujarnya pada Tribun. Namun menurutnya, harga tersebut dapat berubah, tergantung kualitas ayam serama yang dijual.

Saat ini, dari pendapatanya tersebut, sebagian hasilnya ditabung. Sedangkan sebagian lainnya, ia belikan ayam serama impor untuk dijadikan indukan.

Akmal menceritakan, awalnya, ia kesulitan memelihara ayam serama. Dikarenakan, telur yang tidak menetas dan beberapa indukan yang mati. Seiring waktu, sejak ia beternak dari tahun 2007, ia sudah tahu bagaimana cara beternak ayam serama yang merupakan jenis ayam terkecil di dunia.

Kecintaannya pada ayam serama, merupakan ketidaksengajaan saat menjelajah dunia maya. Ia mencari ayam hias melalui alat pencari otomatis, yakni Google. Kemudian, menemukan website ayam serama yang membuatnya jatuh cinta hingga saat ini "Ayam serama itu sangat unik, bentuknya kecil dengan dada yang membusung seperti seorang prajurit dan inilah yang membuat saya menyenanginya," jelasnya.

Sedangkan Didie (30), karyawan Bank Pundi Baturaja, menuturkan, ia sudah tiga tahun hobi memelihara ayam serama. Ia beralasan, tingkah laku ayam serama yang lucu dan bentuknya yang unik, dapat mengurangi stres. "Ayam serama ini memang lain dari ayam lain. Karena bagi saya ayam ini membawa hoki yang luar biasa," ujarnya pada Tribun.

Selain itu menurutnya, karena ayam tersebut, ia bisa memiliki banyak teman dari berbagai kota. Sehingga, ia memiliki banyak relasi dari berbagai latar belakang yang berbeda.

Pendapatan dari memelihara ayam ini, menurut Didie, cukup besar. Dikarenakan, anak ayamnya saja yang berumu tiga minggu, senilai Tablet Galaxy Tab.  "Nah bukankah itu sebagian dari hoki atau rezeki," ujarnya. Namun, untuk saat ini, Didie mengaku hanya sebatas hobi memelihara ayam serama, tidak dijadikan bisnis ternak.

Menurut Didie, memilihara ayam serama tidaklah susah, sama seperti memelihara ayam kampung. Namun, perlu perawatan ekstra, yakni dari kebersihan kandang sampai pakan yang diberikan. Selain itu, saat musim hujan, ayam harus ekstra dirawat karena rawan terkena penyakit. (Iswahyudi)
Editor: Wiwi Deriana
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
101909 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas