• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 19 September 2014
Tribun Medan
Home » Sumut

Pembakaran Kantor KPUD Padangsidimpuan

Rabu, 13 Juni 2012 23:02 WIB
Laporan Wartawan Tribun Medan / Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Raden Heru Prakoso mengatakan, motif tersangka, Ali Anas Hasibuan (46) membakar sejumlah fasilitas kantor dan dokumen milik KPUD Padangsidimpuan karena tidak terima dokumen dukungannya sebagai balon (bakal calon) Walikota jalur independen dianggap belum lengkap oleh KPU. Ali Anas Hasibuan mendaftarkan diri jalur independen dengan pasangan balon Wakil Walikotanya Alpian Sontang Siregar (47).

"Modus tersangka melakukan pembakaran dengan cara menyiram bensin ke peralatan yang terbakar. Dia (Ali) sudah mempersiapkan bensin dalam botol Aqua yang tersimpan dibalik jaketnya," ujar Heru berdasarkan laporan yang ia terima dari Polres setempat.

Disebut Heru, akibat pembakaran dilakukan PNS Dinas Perkebunan Provinsi Sumut dengan unsur kesengajaan itu, beberapa peralatan dan dokumen milik KPU Kota Padangsidimpuan yang terletak di lantai II gedung (ruangan Ketua KPU & Ketua Pokja Verifikasi calon independen ) terbakar. Adapun yang terbakar, urai Heru, yakni empat kursi kerja, satu kipas angin, satu kain gorden, dua kursi tamu, satu mesin fax, satu printer dan 17 box plastik berisi berkas verifikasi calon perseorangan.

"Iya, tersangka sudah merencanakannya, karena bensin sudah dibawa di jaketnya," terpisah, kata Kapolres Padangsidimpuan AKBP Andi S Taufik, sembari menyebut Ali Anas Hasibuan berdomisili di Medan.

Andi mengatakan, pihaknya sudah menangamankan dan tengah memeriksa Ali Anas Hasibuan. "Sementara satu orang saja tersangkanya, karena dia sendiri yang melakukan pembakaran. Tapi, kita akan dalami lagi, apakah ada pihak lain yang terlibat," ujar Andi.

Andi menyebut, kondisi bangunan Kantor KPUD Padangsidimpuan tidak terbakar. Hanya gosong saja sebagian dinding pada bagian ruang verifikasi berkas.

Menurut Andi, dari penjelasan pihak KPUD, sebelumnya Ali diminta untuk meIengkapi data sampai waktu yang ditentukan, namun tidak sanggup. (fer/tribun-medan.com)
Penulis: Feriansyah
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
102649 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas