Wisjnu: Nggak Usah Pancing Saya
Kapolda Sumut Irjen Wisjnu Amat Sastro enggan menyebut pihak-pihak yang membeking perjudian di kawasan Belawan.
Ia juga tak mau mengungkap pemain utama bisnis judi di Belawan, yang berkali-kali lolos dari penggerebekan tim Polda Sumut.
"Nggak akan saya jelaskan itu. Kalian lah yang nyari tahu itu. Bila perlu buatlah laporan investigasi berjilid, judi di mana, jelaskan di situ semua, siapa bekingnya. Buka dong, kalau memang betul mau jelas," ujar Wisjnu dengan nada bersahabat, saat dikonfirmasi Tribun via selularnya, Kamis (21/6/2012 ).
Tribun meminta wawancara khusus dengan Wisjnu terkait perjudian di Belawan, sehari setelah pencopotan lima pejabat teras Polres KPPP Belawan, pascagagalnya penggerebekan perjudian di Jl Karo Belawan, Selasa (19/6/2012).
Saat dikonfirmasi wartawan soal pencopotan ini, Wisjnu menantang media Medan untuk menuliskan berita judi di Belawan. Komentar Kapolda Sumut jadi headline Tribun, edisi, Kamis (21/6/2012).
Namun tantangan yang dilontarkan Wisjnu ini diabaikan media di Medan. Pencopotan kelima pejabat teras Polres KPPP Belawan ini diikuti Wali Kota Medan Rahudman Harahap yang mencopot Camat Medan Belawan, Andi Syukur Harahap. Rahudman mengaku terkejut tahu judi di Belawan dari warga, bukan dari Camat Belawan.
Berkali-kali Tribun meminta Wisjnu memberikan informasi awal untuk bahan investigasi judi Belawan. Namun Wisjnu bergeming.
"Jangan dari saya. Ke sana aja (Belawan), masuk, lihat, nanti bapak tulis berseri. Itu bos. Kalau dari saya sama dengan tak usah jadi wartawan, ya kan. Bapak dong, kan bapak-bapak hebat-hebat dari polisi. Masak yang gede-gede, jelas, bapak nggak tahu," katanya sembari tertawa ringan.
Selengkapnya baca di harian Tribun Medan edisi cetak, Senin (25/6/2012)
