UHN

Kata Mahasiswa Tentang UHN

Ini dia kata para mahasiswa tentang Universitas HKBP Nomensen (UHN). Emelda Tarigan, mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntasi

Tayang:
Laporan wartawan Tribun Medan/ Raden Armand Firdaus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ini dia kata para mahasiswa tentang Universitas HKBP Nomensen (UHN). Emelda Tarigan, mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntasi semester 4 yang berhasil ditemui Tribun Medan. Menurutnya, Fakultas Ekonomi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang paling baik di Medan ada di Nomensen.

Mulai dari akreditasi yang baik dan para alumni telah berkecimpun dan berdikari diluar Pulau Sumatera. Bahkan mantan mahasiswa itu telah memiliki pekerjaan sangat bagus di Pulau Jawa. Berarti kualitas dan ilmu yan diberikan saat perkuliahan tidak perlu diragukan lagi, sekarang tergantung para mahasiswanya memanfaatkan segala yang disediakan universitas.

"Komunikasi dosen dan mahasiswanya cukup bisa dinikmati, metode pembelajaran dan para dosennya sangat bertanggungjawab atas materi yang akan disampaikan. Bahkan mahasiswa yang merasakan kurang saat kuliah bisa menemui si dosen untuk mempertanyakan lebih dalam materi yang belum dimengertinya,"ujarnya, Rabu (27/6/2012).

Disamping itu, biaya perkuliahan yang terjangkau sepertinya menyempurnakan minat mahasiswa mencari ilmu di Nomensen. Menurutnya uang kuliah termasuk sangat murah jika dibandingkan dengan PTS lain di Sumut dan Medan. Pasalnya mahasiswa yang orangtuanya petani sekalipun ada berguru di Nomensen, artinya tidaklah mahal biaya kuliahnya.

Sementara itu, Mia Christina Ginting, mahasiswa FKIP Jurusan Bahasa Inggris semester 6 telah mendapatkan informasi terlebih dahulu sebelum memilih Universitas HKBP Nomensen untuk melanjutkan studinya. Bahkan informasi yang diperolehnya selalu bagus dan membuat penasaran.

Alhasil, katanya apa yang didapatkannya selama tiga tahun terakhir sangat sesuai dengan kabar-kabar yang didengarnya. Malah lebih dari itu. Dosen yang ramah dan profesional cukup mampu diandalkan untuk menggali ilmu menjadi seorang guru  yang bertanggungjawab terhadap muridnya kelak.

"Karena Kristen juga menjadi pertimbangan saya, rasa kebersamaanya tentunya membuat lebih enak dan nyaman. Kemudian ilmu pengentahuan dan iman bisa bersamaan. Walau banyak agama di lingkungan Nomensen tapi tidak terjadi jarak antar mahasiswa, tapi menambah keindahan,"ucapnya.

Lain halnya, Dewi Manurung, mahasiswa Fakultas Hukum sementer 6 yang sengaja memilih dengan hatinya fakultas hukum terbaik di Sumut. "Pilihan karena aku sendiri yang menginginkannya,"katanya.

Rencana mencari gelar S1 di Nomensen, adalah caranya untuk mencapai cita-cita menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan). Setelah tamat kuliah dirinya berencana melamar menjadi polisi dan tentunya sudah berada di pangkat perwira.

Sepertinya niatnya itu semakin dekat terwujud, karena para dosennya sangat pintar dan memiliki cara-cara kretif menyampaikan materi saat perkuliahan. Dan tanggungjawabnya kepada mahasiswa begitu besar dan para dosen sengaja menyiapkan waktu diluar perkuliahan untuk konsultasi mengenai materi kuliah.

"Jadi aku optimis sekali mampu menjadi seorang polisi wanita nantiny selesai kuliah,"tuturnya.

(rdn/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved