A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Kapolda Sumut : Saya Minta Maaf - Tribun Medan
Jumat, 28 November 2014
Tribun Medan
Home » Sumut

Kapolda Sumut : Saya Minta Maaf

Minggu, 1 Juli 2012 16:04 WIB


TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -
Kapolda Sumatera Utara Irjen Wisjnu Amat Sastro meminta maaf kepada masyarakat Sumut, manakala pelayanan Polri, khususnya Kepolisian Daerah Sumut, belum prima.

Hal itu diungkapkan Wisjnu kepada www.tribun-medan.com, Sabtu (30/6/2012) disela-sela kegiatan Road Race Piala Kapolda di Sirkuit Balapan Jalan Pancing, Medan.

"Pertama saya minta maaf kepada seluruh warga masyarakat di Sumut. Mungkin pelayanan Polri belum prima. Tapi kami berjanji dan berusaha sekuat tenaga untuk memberikan pelayanan terbaik. Tolong dukung program kita, koreksi kita, berikan kita masukan dan saran yang membangun," ujar Wisjnu dimintai tanggapannya berkenaan dengan HUT Bhayangkara Ke - 66.

Ditambahkannya, tanpa kebersamaan masyarakat, sulit Polri untuk memperbaiki diri. "Jadi kebersamaan perlu terus dijaga," katanya.

Prioritas utama perhatian pasca HUT Bhayangkara Ke - 66, kata Wisjnu, menyangkut persoalan tanah di Sumut.

"Untuk Sumut menyangkut masalah tanah. Ini sangat rawan, ini harus sama-sama dipecahkan, kalau tidak akan terjadi namanya konflik komunal," kata Wisjnu.

Oleh karenanya, pinta Wisjnu, kepada masyarakat yang terlibat didalamnya harus bisa bersabar dan menahan diri. Baik itu dari PTPN, masyarakat, kelompok tani, termasuk juga mafia-mafia tanah.

"Tolong semuanya, saya minta ikut menjaga. Kalau memang ada hak kepemilikannya, silakan menggugat lewat jalur resmi. Kalau tidak, jangan!. Apalagi sampai menggunakan orang tertentu untuk memasuki dan menduduki lahan, hingga terjadi keributan," tegasnya, sembari meminta didoakan agar Polri bisa secepatnya memberikan pelayanan prima.

(fer/tribun-medan.com)
Penulis: Feriansyah
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas