Selasa, 21 Mei 2013
Asuransi Harus Terus Memperbesar Modal
Tribun Medan - Senin, 2 Juli 2012 21:36 WIB
Share |
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI), BUMN asuransi, Zaafril Razief Amir mengatakan, perusahaan asuransi membutuhkan ekuitas (modal) yang besar guna menanggung resiko klaim yang diajukan klien asuransi.

"Perusahaan asuransi itu mirip bank yang perlu ekuitas yang besar. Karena makin besar modalnya, maka makin besar perusahaan tersebut mampu menanggung resiko," kata Zaafril ditemui di Graha ASEI, Jakarta, Senin (2/7/2012).

Zaafril menuturkan, industri asuransi lokal perlu memperbesar modalnya. Pasalnya, pengusaha Indonesia lebih memilih mengasuransikan perusahaannya di asuransi asing. Mereka beranggapan, lanjut Zaafril, perusahaan asing punya modal yang besar sehingga bila terjadi resiko, klien pun merasa optimistis asuransi bisa dapat menanggungnya.

Saat ini ekuitas PT ASEI sebesar Rp 800 miliar. Sementara Zaafril menargetkan modal perusahaannya mencapai Rp 1 triliun.

"Jadi kalau ekuitas kita Rp 1 triliun, maka kita bisa menanggu suatu resiko yang mencapai Rp 100 miliar. Bila cuma Rp 50 miliar, maka tanggungan resiko hanya sebesar Rp 5 miliar," tambahnya.

Guna memperkuat bisnis dan mampu mengejar targetnya tersebut, lanjut Zaafril, ASEI turut menjalin kerja sama dengan dua perusahaan asuransi milik pemerintah, yakni PT Asuransi Kredit Indonesia, PT Asuransi Jasa Indonesia, dan PT Jaminan Kredit Indonesia. Hal ini ditandai dengan penandatangan MoU antara ASEI dengan ketiga perusahaan tersebut, saat launching produk ASEI syariah hari ini.

"Nah salah satunya, kalau kita kerja sama, maka kapabilitasnya bisa lebih besar dan dapat menarik minat para pengusaha Indonesia," tuturnya.

Editor : Raden Armand Firdaus
Sumber : Kompas.com

Bergabunglah dengan Tribun Medan Fans Page untuk update berita Medan da Sekitarnya.

Follow twitter kami di @tribunmedan untuk mengakses berita melalui twitter.


Download Tribun Medan Blackberry Launcher untuk memudahkan anda mengakses berita melalui perangkat blackberry.


fedscraftarifedisa