Eropa Dukung Penguatan Rupiah

Eforia hasil pertemuan dari para pemimpin Eropa masih akan berlanjut di pasar valuta asing hari ini, Senin (2/7/2012).

Tayang:
Eropa Dukung Penguatan Rupiah - 1516017p.jpg
DIDIE SW
Ilustrasi Pasar Modal
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Eforia hasil pertemuan dari para pemimpin Eropa masih akan berlanjut di pasar valuta asing hari ini, Senin (2/7/2012).

Menurut para analis dari BNI unit Treasury, hari ini rupiah potensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi.

Apalagi membuka minggu ini, ekonomi domestik diramaikan oleh rilis data-data ekonomi dalam negeri. Memang ada peluang terbatasinya apresiasi rupiah merespon estimasi anjloknya data ekspor. Namun, sentimen positif  membaiknya inflasi berikut surplus neraca perdagangan Indonesia   lebih dominan mempengaruhi kurs rupiah.

Sedangkan, perhatian pada masih tingginya imbal hasil obligasi di beberapa negara anggota zona euro mengisyaratkan berkurangnya laju penguatan mata uang Asian, termasuk mata uang rupiah.

Pada perdagangan hari Jumat (29/6/2012) kurs  rupiah ditutup menguat tajam di level Rp  9.392  per dollar AS dibandingkan dengan kurs pembukaan di level Rp  9.450  per dollar AS. Sepanjang hari, rupiah  bergerak  pada  kisaran 9.385 - 9.475 per dollar AS.

Keputusan mengejutkan dari para pemimpin Uni Eropa   yang menyetujui langkah darurat demi kurangi krisis utang dan  masalah perbankan Eropa berhasil mendongkrak mata uang Asian  yang sebelumnya didera tekanan depresiasi. Bahkan, rupiah  pun mampu menembus level terendah dalam dua minggu silam. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved