Senin, 22 Desember 2014
Tribun Medan

Mantan Sekjen MPI Sumut Tewas Sehabis Dugem

Kamis, 12 Juli 2012 19:17 WIB

Mantan Sekjen MPI Sumut Tewas Sehabis Dugem - dugem-di-diskotek.jpg
int
ilustrasi
Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung


TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN
- Aulia Pahlawan Sitepu (31) warga Jl  MB Mawar No 106 Medan Selayang,  kejang-kejang di Kamar 333 lantai 3 Grand Sakura Hotel Jalan Prof HM Yamin pada Kamis (12/7/2012) sekitar pukul 04.58 Wib.

Korban yang juga mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Sumut, sempat  dibawa ke Rumah Sakit Pirngadi Medan untuk mendapat perawatan namun akhirnya tewas saat berada di rumah sakit.

Informasi yang diperoleh  di Mapolsek Medan Timur, diketahui korban masuk ke hotel pada Kamis (12/7/2012) sekitar pukul 02.45 Dinihari bersama seorang teman wanitanya bernama Limmy alias Ciami (33) warga Simpang Nol Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang.

Namun sekitar pukul 04.58 WIB, Limmy menghubungi resepsionis hotel dan melaporkan Aulia yang saat berada di kamarnya hanya mengenakan celana dalam, tiba-tiba mengalami kejang-kejang.

Selanjutnya pihak hotel mencoba memberi pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Pirngadi Medan, namun setelah sempat dibawa ke rumah sakit korban akhirnya meninggal dunia.

Pihak hotel  selanjutnya menghubungi pihak kepolisian dari Polsekta Medan Timur untuk penyelidikan penyebab tewasnya Aulia.

Menurut Limmy teman wanita Aulia yang berada di hotel saat dimintai keterangannya di Mapolsek Medan Timur mengatakan, dirinya baru berkenalan dengan Aulia saat keduanya bertemu di tempat hiburan Malam Retro Spective di Gedung Capital Building Jalan Putri Hijau Medan, pada Kamis (12/7/2012) sekitar pukul 00.15 WIB.

"Baru kenal aku sama abang itu di Retro malam tadi, dia curhat samaku kalau lagi patah hati," jelas Limmy.

Setelah hampir satu jam keduanya ngobrol sambil menikmati alunan musik yang ada di tempat hiburan malam elit tersebut, keduanya sepakat untuk pindah lokasi ke Diskotik New Zone yang berada di jalan Wajir Medan dengan mengendarai mobil masing-masing.

"Habis itu kami pindah ke New Zone, saya naik mobil saya, abang itu naik mobilnya," tambah wanita bertubuh gempal ini.

Selama berada di New Zone, Limmy  mengatakan dirinya sempat melihat korban memakan obat dan dirinya juga menjelaskan tidak mengetahui obat apa yang dimakan korban.

"Sempat makan obat dia, tapi gak tau aku obat apa itu," tambahnya.

Tak lama di Diskotik New Zone keduanya lalu pergi check in ke Hotel Grand Sakura jalan Prof HM Yamin Medan, dan saat itu mereka masuk ke kamar 333 yang berada dilantai 3 hotel bintang 3 ini.

"Dari New Zone kami lalu ke Hotel Grand Sakura, awalnya saya minta ke hotel JW Marriot tapi abang itu bilang terlalu mahal harga kamarnya," ujar wanita keturunan tionghoa ini.

Ditambahkan Limmy yang mengaku ke Medan hanya untuk refreshing di Retro, saat berada di kamar dirinya langsung masuk ke kamar mandi untuk buang hajat dan korban terlihat tiduran di kasur yang ada di dalam kamar. Selanjutnya keduanya hanya sempat ngobrol sebentar dan seterusnya kedua orang ini langsung tidur.

Saat disinggung apakah sebelum tidur keduanya ada melakukan hubungan suami istri, Limmy dengan tegas menolak anggapan tersebut.

"Kami cuma ngobrol, tidak ada buat macam-macam," ucapnya.

Namun saat tertidur lelap tiba-tiba Limmy terbangun dan terkejut melihat korban kejang-kejang. Hal ini selanjutnya dilaporkan Limmy ke pihak hotel dan pihak hotel sempat membawa korban ke Rumah sakit Pirngadi Medan untuk mendapat perawatan.

Namun saat tiba di rumah sakit korban akhirnya tewas. Diduga korban tewas akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Pantauan di Mapolsek Medan Timur, istri Korban, Shiren (27) yang didampingi seorang adik korban tampak berada di Mapolsek Medan Timur untuk mengambil surat dari pihak kepolisian untuk membawa mayat korban dari rumah sakit Pirngadi Medan.

Istri korban yang masih terlihat syok sambil menahan tangis berusaha untuk tidak menggubris pertanyaan wartawan mengenai tewasnya suaminya tersebut.

"Sudahlah gak tau saya, jangan tanya sama saya," ujarnya sambil mengibaskan tangan saat coba dikonfirmasi kepada wartawan.

(ari/tribun-medan.com)
Penulis: M Azhari Tanjung
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas