PSMS ISL
Manajemen Terancam Ingkar Janji
Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah nasib skuad PSMS Medan di Indonesia Super League (ISL) 2011/2012.Setelah harus bermain
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah nasib skuad PSMS Medan di Indonesia Super League (ISL) 2011/2012.Setelah harus bermain habis-habisan di laga tur away ke Kalimatan Timur dengan menjalani sisa laga kontra Mitra Kukar (7/7) dan Persisam (11/7) pelunasan gaji para pemain kian tidak jelas.
Bukan soal gaji pemain yang dijanjikan akan terlunasi Senin (16/7) nanti. Namun tuntutan berupa pinjaman yang akan diberikan dan sempat ditunda sebelum berangkat sepertinya juga tidak tidak teralisasi.
Hingga saat ini,manajemen gagal mengupayakan dana talangan.Harapan satu-satunya masih dari sponsorship utama PT Bakrie Sumatera Plantation dan bantuan dari klub Badan Liga Indoensia (BLI).
Sebelum berangkat tur, pemain juga diberikan janji manis oleh manajemen di Mess Kebun Bunga yang dihadiri langsung CEO PSMS Medan Idris dan Manajer PSMS Benny Tomasoa.Kala itu, dengan tegas Idris mengatakan manajemen akan melunasi gaji para pemain.
Apalagi pemain sudah diwadahi Asosiasi Pesepakbola Profesional (APPI) dan BLI yang punya komitmen pelunasan gaji. Apalagi, pelunasan gaji pemain tidak bisa menggunakan dana APBD.Saat dihubungi Tribun melalui telepon selulernya,Kamis (12/7) Idris kini berada di Jakarta untuk menghadiri rapat serta mengupayakan pencairan dana untuk pemain.
"Untuk gaji pemain, kita masih mengupayakan kita menunggu instruksi dari BLI dan APPI, sesuai komitmen kan Juli ini" jelasnya.Ditanya soal kepastian pencairan 16 Juli nanti.
Idris tidak menegaskan apakah gaji pemain lunas. " Ini terus kita usahakan sampai ada keputusan," imbuh dia seraya mengatakan stop untuk menggunakan harta pribadi untuk PSMS,menurutnya tim Ayam Kinantan adalah milik masyarakat Medan.
"Kalau untuk menggunakan barang pribadi mungkin sudah cukup,mungkin kalau PSMS Medan nanti tinggal satu mungkin lebih ringan,karena sponsor tidak akan ragu untuk membantu pendanaan memilih mana PSMS yang asli ataupun yang palsu," katanya.
Soal pinjaman pemain. Menurut Idris jika saat menghadapi Persisam, PSMS Medan mampu menag tak ayal ada bantuan dana yang diusahakan manajemen.
"Kalau menang kita usahakan bantuan minimal pelunasan satu bulan gaji plus bonus, tapi kita usahakan dapat memberikan pinjaman ke pemain masing-masing Rp 10 juta,kita terus usahakan," tandasnya.
(aya/tribun-medan.com)