Jelang Ramadhan

"Manusia Gerobak" dan Gelandangan Jadi Target Razia

Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menempatkan "manusia gerobak", pengemis, dan gelandangan sebagai target operasi jelang

Tayang:
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Penganggur di Jakarta.
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menempatkan "manusia gerobak", pengemis, dan gelandangan sebagai target operasi jelang datangnya bulan puasa. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya kelompok tuna wisma di wilayah Jakarta selama Ramadhan.

"Kami akan menggelar razia gelandangan dan pengemis seminggu sebelum lebaran," terang Kepala Sudin Sosial Jakarta Selatan Abdurrahman Anwar, saat ditemui di acara Pasar Murah di Jalan KH Muhasyim VII Gg. Nyandeng, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2012).

Abdurrahman menjelaskan, seiring datangnya bulan Ramadhan, semakin banyak kaum tuna wisma yang muncul di trotoar dan perempatan jalan sambil menanti sedekah dari pengguna jalan yang melintas. Masalahnya, kehadiran mereka terhitung musiman dan umumnya datang dari wilayah luar Jakarta.

"Kami antisipasi manusia gerobak. Asal mereka kebanyakan dari daerah Jawa. Tiap menjelang Lebaran, biasanya mereka nyasar ke daerah kayak Pondok Indah atau kawasan orang elit yang lain," ujar Abdurrahman Dia beralasan, para gelandangan dan manusia gerobak biasanya juga bermalam di depan rumah warga atau di trotoar.

Situasi ini dianggap mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, fokus razia akan diarahkan ke beberapa kawasan elit yang menjadi target kaum tuna wisma, misalnya, sekitar Jalan Raya Pondok Indah.  (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved