Sabtu, 31 Januari 2015

10 Teknik Mengurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan, Tanpa Obat

Jumat, 20 Juli 2012 09:25 WIB

10 Teknik Mengurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan, Tanpa Obat
Internet
IST

Akupunktur
Pengobatan tradisional asal Cina ini sudah dikenal selama ribuan tahun dan kini sudah secara luas digunakan bersama dengan pengobatan konvensional di Inggris. Beberapa jarum dimasukkan ke kulit pada area tertentu untuk membuat energi alamiah Anda – atau Qi – mengalir bebas dan mengembalikan keseimbangan tubuh.

Hal tersebut dapat memulai kontraksi, menciptakan relaksasi, meningkatkan stamina dan kekuatan dan membantu mengeluarkan plasenta.

TENS

Mesin Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (Stimulasi Syaraf Elektrik Transkutaneous) merupakan sebuah perangkat kecil yang bersumber daya baterai yang menghantarkan aliran listrik kecil ke tubuh melalui elektroda yang ditempatkan di kulit. Hal tersebut bekerja dengan menghambat sinyal sakit dan merangsang tubuh untuk membuat endorfin untuk menahan rasa sakitnya sendiri.

Dengan mesin ini Anda tetap akan merasa sakit, namun dapat mengalihkan rasa sakit yang Anda alami saat persalinan, dan karena mesin tersebut dioperasikan secara manual, Anda dapat  mengendalikannya sepenuhnya. Namun cara seperti itu kurang efektif dalam persalinan aktif dan tidak akan menyentuh tahap pengejanan.

Harga jual atau sewa mesin ini juga mahal.

Pijat
Pijat biasa dilakukan saat persalinan sebagai cara mengurangi ketegangan, relaksasi bantuan dan membantu meredakan rasa sakit saat kontraksi. Sebuah penelitian menemukan, wanita yang dipijat merasa tidak terlalu tegang, melakukan persalinan dengan lebih singkat dan jarang mengalami depresi setelah melahirkan.

Mintalah pasangan Anda mengelus bahu atau punggung bagian bawah. Jika Anda berencana untuk memakai minyak atsiri, pastikan minyak tersebut aman untuk digunakan pada persalinan dan tetap ingat bahwa beberapa wanita benci disentuh ketika sedang mengalami kontraksi, jadi mungkin Anda tidak akan cocok untuk melakukan metode ini.

Ubahlah posisi
Anda mungkin beranggapan bahwa akan lebih nyaman berbaring saat persalinan, namun berbaring dapat berakibat pada kontraksi yang lebih menyakitkan, persalinan yang lebih lama dan mengurangi aliran darah untuk bayi Anda.

Halaman123
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Sumsel
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas