Hindari Buka Puasa Dengan Gorengan dan Minuman Dingin
Sabtu, 4 Agustus 2012 18:10 WIB

Internet
IST
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ari
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Adzan Magrib yang menandakan waktu berbuka puasa menjadi hal yang dinanti bila berpuasa. Terkadang Karena tak tahan lapar setelah berpuasa seharian, saat buka puasa sebagian orang 'membalas dendam' dengan memakan apapun yang mereka inginkan.
Saat berbuka, gorengan dan es menjadi menu favorit. Risol, tahu isi, bakwan dan pisang goreng ditambah dengan teh manis dingin, es campur dan lain sebagainya adalah menu wajib pebuka puasa.
Namun siapa sangka, berbuka puasa seperti ini ternyata tidak sehat dan tidak dianjurkan. Mengapa?
Dokter Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan Prof DR Dr Delfitri Munir Sp-THT KL mengatakan kedua jenis makanan dan minuman seperti diatas sebaiknya dihindari saat berbuka puasa.
Gorengan dan es bisa menyebabkan iritasi dan infeksi pada tenggorokan. Sebab, disaat puasa tenggorokkan cenderung kering.
"Nah, saat berbuka langsung memakan makanan berminyak dan meminum es disaat tenggorokan kering, rentan mengalami iritasi seperti ada yang mengganjal pada tenggorokan," kata Delfitri kepada www.tribun-medan.com, Sabtu (4/8).
Atas dasar itulah, tenggorokan terasa gatal dan rentan terserang batuk. "Bila sudah terjadi iritasi, maka kuman akan meradangi tenggorokan, sehingga gampang terjadi infeksi dan rentan mengalami batuk, untuk itu jangan makan gorengan dan es," katanya.
Kata Delfitri, sebaiknya minum itu jangan terlalu dingin dan panas tapi sesuai hangat tubuh kita yakni 35 derajat celcius. Selain itu, tambahnya, makanan berlemak juga sebaiknya dikurangi.
"Sebaiknya, saat berbuka jangan langsung makan dengan makanan yang berat dan berlemak. Sebab adanya lemak, lambung akan cepat terisi namun lambat dicerna," terangnya seraya menganjurkan, sebaiknya makan setelah solat tarawih.
(ari/tribun-medan.com)
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Adzan Magrib yang menandakan waktu berbuka puasa menjadi hal yang dinanti bila berpuasa. Terkadang Karena tak tahan lapar setelah berpuasa seharian, saat buka puasa sebagian orang 'membalas dendam' dengan memakan apapun yang mereka inginkan.
Saat berbuka, gorengan dan es menjadi menu favorit. Risol, tahu isi, bakwan dan pisang goreng ditambah dengan teh manis dingin, es campur dan lain sebagainya adalah menu wajib pebuka puasa.
Namun siapa sangka, berbuka puasa seperti ini ternyata tidak sehat dan tidak dianjurkan. Mengapa?
Dokter Spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan Prof DR Dr Delfitri Munir Sp-THT KL mengatakan kedua jenis makanan dan minuman seperti diatas sebaiknya dihindari saat berbuka puasa.
Gorengan dan es bisa menyebabkan iritasi dan infeksi pada tenggorokan. Sebab, disaat puasa tenggorokkan cenderung kering.
"Nah, saat berbuka langsung memakan makanan berminyak dan meminum es disaat tenggorokan kering, rentan mengalami iritasi seperti ada yang mengganjal pada tenggorokan," kata Delfitri kepada www.tribun-medan.com, Sabtu (4/8).
Atas dasar itulah, tenggorokan terasa gatal dan rentan terserang batuk. "Bila sudah terjadi iritasi, maka kuman akan meradangi tenggorokan, sehingga gampang terjadi infeksi dan rentan mengalami batuk, untuk itu jangan makan gorengan dan es," katanya.
Kata Delfitri, sebaiknya minum itu jangan terlalu dingin dan panas tapi sesuai hangat tubuh kita yakni 35 derajat celcius. Selain itu, tambahnya, makanan berlemak juga sebaiknya dikurangi.
"Sebaiknya, saat berbuka jangan langsung makan dengan makanan yang berat dan berlemak. Sebab adanya lemak, lambung akan cepat terisi namun lambat dicerna," terangnya seraya menganjurkan, sebaiknya makan setelah solat tarawih.
(ari/tribun-medan.com)
