Mr x Ditemukan Tak Bernyawa

Warga di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Namu Bintang, Pancur Batu, Deliserdang dihebohkan dengan

Tayang:
TRIBUN.MEDAN.com, MEDAN – Warga di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Namu Bintang, Pancur Batu, Deliserdang dihebohkan dengan penemuan mayat dengan kondisi gosong. Ketika ditemukan pemulung, kondisi mayat tersebut tanpa ada identitas dan kedua tangannya dalam keadaan terikat, Kamis (9/8/2012)

Kepala Desa Namobintang, Ridwan Sinulingga mengatakan, pertama kali sesosok mayat tersebut ditemukan warga yang beraktivitas mengayak kompos di TPA tersebut.

"ketika asik bekerja, para pemulung tersebut melihat sosok mayat yang dalam keadaan gosong, Setelah ditemukan warga langsung mengadu ke saya dan selanjutnya dilaporkan ke polisi," katanya.

Sejauh ini belum ada warga Desa Namo Bintang yang melapor atas kehilangan anggota keluarga.

"Sampai sejauh ini belum ada laporan warga yang kehilangan keluarganya dan ku pikir mayat tersebut bukan warga sini,” ucapnya

Kapolsek Pancur Batu Kompol Darwin Sitepu. mengatkan, mayat tersebut diduga merupakan korban pembunuhan sebelum dibakar. Selain tubuh dan pakaiannya terbakar, di bagian leher pria itu ditemukan luka yang diduga bekas sabetan benda tajam.

“Tangannya dalam kondisi terikat ke belakang dan mulut disumpal. Kita menduga dia korban pembunuhan yang dihabisi ditempat lain sebelum dibuang dan dibakar dilokasi di temukan," jelasnya

Sejauh ini, pihaknya masih mengumpulkan petunjuk untuk mendalami dan mengungkap kasus penemuan mayat yang diduga dibunuh iti.

"Kalau identitas tidak ada ditemukan dan belum ada petunjuk, saat ini masih kita lakukan pendamlaman untuk mengungkap kasus ini," sebut Sitepu.

Setelah diidentifikasi tim dari Polresta Medan, mayat tersebut dibawa ke Instalasi Jenazah RSUD Dr Pirngadi Medan.

"Jenazah kita akan bawa untuk diautopsi. Tim dokter forensik Rumah Sakit Pirngadi, Medan, diturunkan sesuai permintaan Tim penyidik Polresta Medan," sebutnya.

Dengan adanya tim forensik, sambungnya, diharapkan dapat mengetahui penyebab kematian pria tanpa identitas itu. Menurutnya keberadaan tim bukan lantaran hasil TKP yang diperoleh tidak memuaskan, tapi untuk mempercepat penyebab pasti tewasnya korban.

"untuk hasil penyelidikkan sementara korban tewas karena dibunuh," terangnya.

(ari/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved