A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pelantikan Pendeta HKBP Nomensen Pulo Brayan Kembali Diprotes - Tribun Medan
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Tribun Medan
Home » Sumut

Pelantikan Pendeta HKBP Nomensen Pulo Brayan Kembali Diprotes

Minggu, 2 September 2012 20:10 WIB
Laporan Wartawan Tribun Medan / Feriansyah Nasution

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -
Pelantikan pendeta yang baru di Gereja HKBP Nomennsen, Jalan Rumah Sakit, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Minggu (2/9/2012) kembali diwarnai aksi protes oleh sejumlah jemaat. Sebelumnya, aksi protes di Gereja HKBP Nomennsen ini juga pernah terjadi pada Minggu (5/8/2012) lalu.

Jemaat pendukung pendeta lama, Pdt Petrus Simangunsong tidak terima dengan agenda pelantikan pendeta yang baru, Pdt Togar Purba, yang rencananya dilakukan di Gereja tersebut. Ratusan personel Polisi tampak berjaga di lokasi seputaran gereja

Jemaat yang mau melakukan aksi protes saat itu tidak bisa masuk ke dalam gereja, karena kondisi pintu pagar tergembok. Jemaat yang tidak senang dengan itu kemudian berteriak dihadapan Polisi. "Kami kemari mau beribadah. Kami tidak ingin ada pelantikan pendeta yang baru disini," teriak jemaat.

Tegang urat antara pendukung pendeta yang lama dengan polisi pun tak terhindarkan di depan pintu gerbang gereja. Kabag Bin Ops Polresta Medan, Kompol SF Napitu mencoba meredam emosi jemaat. "Mau dilantik atau tidak dilantik itu bukan urusan kami ya Bapak/Ibu. Kami disini hanya bertugas untuk pengamanan," kata Kompol Napitu dihadapan jemaat yang protes.

"Kami tidak ingin pendeta yang baru dilantik disini. Kami disini hanya mau beribadah," ujar jemaat lagi.

Setelah melakukan negosiasi, akhirnya jemaat diizinkan masuk ke dalam gereja, dengan catatan setiap kendaraan yang masuk diperiksa Polisi. Tak sampai disitu, emosi jemaat pendukung pendeta yang lama kembali tersulut, saat melihat iringan-iringan mobil pendeta yang baru melintas di depan Gereja. Salah seorang jemaat mencoba menghalang-halangi mobil. Dibawah penjagaan ratusan Polisi, kebaktian pun dilangsungkan.

Namun, keributan kembali terjadi di pintu masuk gereja. Sejumlah jemaat memaksa masuk ke dalam gereja, saat proses kebaktian berlangsung, meski pintu gereja sudah ditutup dan dikawal ratusan Polisi.

Hokkop Simamora, pendukung pendeta yang lama mengatakan, mereka tidak senang dengan rencana pelantikan pendeta yang baru.
Menurutnya, pergantian pendeta ini terkesan tiba-tiba. "Pergantian ini kesannya tiba-tiba, tanpa pemberitauan terlebih dahulu, pendeta yang lama langsung diganti saja," ujarnya.

Sementara itu, pdt Sabam Marpaung, mewakili praeses HKBP Distrik 10 Medan-Aceh, membantah apa yang dikataan jemaat tersebut. "SK ini sesuai prosedur. Terkait periodesasinya sendiri, tidak ada yang mengikat masa kepimpinan pendeta dalam sebuh gereja. Sewaktu-waktu pendeta bisa diganti," tandasnya.

Untuk meredam aksi keributan, acara pelantikan pendeta yang baru dialihkan ke Gereja HKBP Uskup Agung, Jalan Keuskupan Agung, Medan.

Dilokasi ini, tampak pelantikan pendeta yang baru berlangsung aman dan terkendali dibawah penjagaan seratusan personel kepolisian.

(fer/tribun-medan.com)
Penulis: Feriansyah
Editor: Raden Armand Firdaus
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
111052 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas