• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribun Medan

Rahudman Menerima Penghargaan ICT Pura Yang Kedua

Jumat, 19 Oktober 2012 14:52 WIB
Rahudman Menerima Penghargaan ICT Pura Yang Kedua
Laporan Wartawan Tribun Medan/Liston Damanik

TRIBUN-MEDAN.com-MEDAN
- Untuk kedua kalinya Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM menerima penghargaan ICT Pura dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia.

Penghargaan ini diserahkan  Menteri Kominfo diwakili  Sekjen Kominfo Republik Indonesia Basuki Yusuf Iskandar kepada Wali Kota  yang diwakili Sekda Syaiful Bahri di Hotel Grand Aston Medan,  Kamis (18/10) malam.
Selain Wali Kota, Kadis Kominfo Kota Medan Zulkiifli Sitepu juga mendapatkan penghargaan Universal Service Obligation (USO) Award  2012. Penghargaan ini diberikan atas partisipasi dan lingkungan yang telah dilakukan selama ini dalam pemanfaatan KBU/USO. Tidak hanya Kota Medan, sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Utara juga mendapatkan penghargaan ICT Pura 2012.  Kabupaten Mandailing Natal berhasil meraih penghargaan ICT Pura 2012 untuk kategori utama. Menyusul Kota Binjai, Kota Tanjung Balai dan Kota Tebing Tinggi  untuk kategori Madya.
Acara penganugerahan ICT Pura dan USO Award 2012 ini dihadiri Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementrian Kominfo Republik Indonesia Syukri Batubara, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Ramadhan Pohan, Plt Gubsu diwakili Sekda Provsu H Nurdin Lubis, BP3TI Santoso, 28 Bupati/Walikota di Indonesia yang menerima penghargaan, serta pimpinan SKPD di lingkungan Pemprovsu dan Kabupaten/Kota lainnya.
Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementrian Kominfo Republik Indonesia Syukri Batubara menjelaskan, ICT Pura adalah inisiatif program baru di Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) yang akan menjadi program prioritas setiap tahunnya. “Program ICT Pura dapat didefenisikan  sebagai gerakan nasional pemetaan, penghitungan indeks dan pemberian apresiasi kepada Kabupaten/Kota dalam merealisasiklan visi Indonesia Digital,” kata Syukri.
Dijelaskannya, esensi dari program ICT Pura adalah tahap pemetaan data indikator Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Pemetaan ini melibatkan lebih dari 200 surveyor relawan yang mayoritas  tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM). Mereka tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan melakukan pendampingan pemetaan terhadap 165 Kabupaten/Kota yang terpilih untuk diprioritaskan dalam program ICT Pura.
Ternyata dari 165 Kabupaten/Kota, jelasnya, sebanyak 163 Kabupaten Kota tingkat partisipasinya mencapai 98,78 persen. Artinya, telah memberikan respon positif  dengan memberikan jawaban pemetaantepat pada waktunya. Untuk menentukan tingkata kesiapan Kabupaten Kota di bidang TIK, Syukri mengaku pihaknya melibatkan tim ahli independen berasal dari  Guru Besar Statistik dan TIK. Untuk itu sebagai bentuk apresiasi, ada tiga predikat penganugerahan ICT Pura unjtuk Kabupaten/Kota yakni Utama, Madya dan Muda.
Untuk itu Syukri menyampaikan ucapan selamat kepada Kabupaten/Kota yang menerima penghargaan ICT Pura dan USO Award 2012. Diingatkannya, penyelenggaraan ICT Pura dan USO Award 2012 bukan bertujuan untuk mencari  pemenang tetapi melalui even ini akan mampu menggairahkan penyelenggaraan TIK sekaligus merealisasikan visi Indonesia Digital.
Sementara itu Sekjen Kominfo Republik Indonesia Basuki Yusuf Iskandar kepada wartawan menyampaikan harapannya, Indonesia harus menjadi Negara Informatif pada 2014. Maksudnya, setiap orang  mengambil keputusan selalu berdasarkan pada informasi yang diperoleh dengan fasilitas ICT. Jika ini terealisasi, maka dua tahun beselang, tepatnya 2012, Indonesia akan menjadi Negara Broadband Ekonomi dan 2018 menjadi Indonesia Digital.
Selanjutnya Basuki mengungkapkan,  dunia ICT kini semakin mendominasi kehidupan manusia. Generasi muda saat ini hampir 20 persen menghabiskan waktunya dengan ICT. Karenanya, dia memprediksi presentase ini akan meningkat lagi pada tahun-tahun berikutnya. “Mungkin ketika generasi cucu saya nanti, waktu mereka menggunakan ICT mencapai 40 persen,” ungkapnya.
Atas dasar itulah Basuki berharap agar seluruh kepala daerah baik tingkat kabupaten/kota, terutama yang baru menerima penghargaan ICT Pura dan USO Award 2012 kini  memberikan perhatian khusus untuk ICT. Dengan demikian ICT dapat dengan mudah diakses masyarakat luas sekalipun bermukim di pelosok negeri.
Wali Kota Medan diwakili Sekda Syaiful Bahri mengatakan, penghargaan yang diterima kali ini menambah deretan prestasi Kota Medan. Sebelumnya di bidang ICT, ibukota provinsi Sumatera Utara ini juga meraih ICT Pura 2011 dengan kategori Utama. Disusul dengan penghargaan Pemeringkatan E-Government Indonesia (PeGI) 2012.
Sekda menegaskan, komitmen Pemkom Medan  cukup tinggi untuk terus menggerakkan dan mengembangkan ICT sehingga dapat memasyrakatkan teknologi informasi dalam berbagai aktifitas sosial ekonomi masyarakat secara luas. Adapun upaya yang terus dikembangkan untuk penerapan ICT di Kota Medan diantaranya  pengembangan jaringan ICT dan berbagai aplikasi yang diperlukan. Hasilnya  seluruh aktifitas pelayanan publik yang diselenggarakan saat ini hamper seluruhnya  didukung sistem informasi manajemen.
Selain itu, tambahnya, Pemko Medan juga aktif memfasilitasi penerapan ICT dalam dunia bisnis serta mensosialisasikan penggunaan SIM dan internet kepada masyarakat luas secara mobile, termasuk mengembangkan hotspot-hotspot di ruang-ruang publik agar masyarakat luas mudah mengakses internet.
“Keseluruhan program yang dilakukan ini esensinya merupakan gerakan terpadu sekaligus apresiasi dalam upaya merealisasikan visi Kota Medan di tahun 2012 sebagai Medan Connected. Kemudian, tahun 2014 sebagai Medan Informatif, tahun 2016 sebagai Medan Broadband dan 2018 menjadi Medan Digital,” papar Sekda. (ton/tribun-medan.com)
Penulis: Liston Damanik
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas