A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Jl Jamin Ginting, Rame Lancar - Tribun Medan
Minggu, 23 November 2014
Tribun Medan

Jl Jamin Ginting, Rame Lancar

Selasa, 12 Maret 2013 11:52 WIB

Laporan Wartawan Tribun Medan / Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -
Sepinya beberapa ruas jalan di kota Medan berbanding terbalik dengan ruas jalan Jamin Ginting. Jalan yang menghubungkan kota Medan, Kabupaten Deli Serdang hingga Kabupaten Karo justru ramai lancar.

Jalanan yang biasanya didominasi oleh angkutan kota, hari ini, Selasa (12/3/2013) tampak didominasi oleh mobil pribadi. Diperkirakan masyarakat ingin menikmati hari libur nasional untuk memperingati hari nyepi. Kabupaten karo memang memiliki beberapa titik wisata. Mulai dari kebun stroberry, pemandian Sembahe, Taman Hutan Rakyat, hingga wisata kuliner Gundaling hingga pemandian air panas di Doulu.

Sejumlah anggota kepolisian pun sibuk mengatur arus lalu lintas di beberapa titik kemacetan yakni si pertigaan Tuntungan dan pertigaan Jalan Namorih.

Beberapa lokasi wisata juga yang berada di wilayah Pancurbatu terlihat mulai ramai dikunjungi masyarakat. Wisata pemandian dan permainan  Hairos mulai terlihat disesaki pengunjung yang sebahagian terdiri dari kalangan pelajar.

Tidak hanya didominasi pengendara roda empat, pengendara roda dua juga terlihat menambah ramainya arus kendaraan. Rombongan pecinta sepeda motor pabrikan negara Adi Daya, Harley Davidson juga terlihat melintas menuju arah Berastagi.

Sebelumnya, umat Hindu telah mengikuti prosesi Bhutayadnya atau Tawur Agung Kesanga di Pura Agung Raksa Bhuana Jl Polonia No 216 Medan, Senin (11/3). Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1935 diawali dengan upacara bhutayadnya atau Tawur agung kesanga yang bertujuan untuk membina hubungan harmonis antara manusia dengan Sang Hyang Widhi (Tuhan), manusia dengan sesamanya, serta manusia dengan lingkungan sekitarnya.

(Cr4/tribun-medan.com)
Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Raden Armand Firdaus
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas