A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Hasil Quick Count Pemilukada Sumut Bisa di Pidanakan - Tribun Medan
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Tribun Medan

Hasil Quick Count Pemilukada Sumut Bisa di Pidanakan

Rabu, 13 Maret 2013 16:32 WIB
Laporan Wartawan Tribun Medan / Arifin Al Alamudi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -
Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Sumut yang baru digelar 7 Maret 2013 belum final. Artinya hasil kesimpulan Quick Count yang merumuskan pasangan Gatot-Tengku Herry (Ganteng) dengan nomor urut 5 lebih unggul dari pasangan lain adalah pernyataan melawan hukum. Karena tidak memenuhi fakta dan akurasi data manual.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua DPP Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), Jonggi Simorangkir. Menurutnya penayangan Quick Count  sangat meresahkan masyarakat, bahkan jika hasil sample itu tidak benar dan jauh berbeda  bila dibandingkan dengan data manual oleh pihak KPU  maka jelas pernyataan yang menyesatkan.

"Pemberlakuan ini bisa di pidanakan", tegasnya.

Karena selain lembaga itu tidak berwenang mengumumkan dan menyiarkan pasangan Gatot-T.Erry melalui layar TV One dan Metro TV pada pukul 13.30 hari Kamis, tanggal 7 Maret 2013 berada diposisi urutan pertama dengan angka partisipasi pemilih 32%, dan pasangan Effendi MS Simbolon-Jumiran Abdi (ESJA) berada pada posisi urutan kedua dengan angka partisipasi pemilih 26% dan Gusman pada urutan ke tiga, Amri-RE urutan keempat dan ke lima Charly pada pelaksanaan Pemilukada 7 Maret 2013 juga tidak berhak memberi kesimpulan bagi calon pemenang sebelum ada perhitungan secara manual.

"Tidak ada acuan LSI (Qucik Count) menyiarkan hasil Pemiluada selain lembaga Pemerintah yakni KPU (Komisi Pemilihan Umum)," tegas Jonggi Simorangkir.

(rif/tribun-medan.com)
Penulis: Arifin Al Alamudi
Editor: Raden Armand Firdaus
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas