• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Medan

Prajurit Harus Paham Sistem Pengelolaan Keuangan

Jumat, 15 Maret 2013 09:26 WIB


Laporan Wartawan Tribun Medan/ Adol Frian Rumaijuk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN
– Sistem pengelolaan keuangan negara tidak saja difokuskan pada birokrasi pemerintahan saja. Juga harus diterapkan dan dilaksanakan di tubuh aparat kemanan dan ketahanan termasuk lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hal itu yang ditegaskan Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus diwakili oleh Asrendam I/BB Kolonel Inf Zukhriadi saat menerima Kunjungan Kerja Tim Monitoring dan Evaluasi Belanja Pegawai dan Belanja Barang  Operasional Perkantoran Serta Standart Biaya khusus (SBK) Bidang Operasi dan Latihan TA 2013 dari Setjen Kemhan RI Kolonel Inf Nanang Heriyanto di Ruang Bukit Barisan  Lantai I Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Kamis (14/3/2013).

Disampaikan, sebagaimana diketahui bersama dengan diberlakukan Undang-undang tentang Keuangan Negara , Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 dan Undang- undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara serta Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, maka merubah keseluruhan aspek tentang pengelolaan keuangan  negara. Baik dalam penyusunan dan pelaksanaan anggaran, perbendaharaan, serta pertanggung jawaban  pelaksanaan anggaran.

Menyikapi adanya proses perubahan tersebut Ditjen Renhan Kemhan mengadakan kegiatan monitoring belanja gaji/tunjangan, belanja barang operasional perkantoran dan standar biaya khusus Bidang Opslat  di lingkungan Kemhan/TNI. Dalam rangka melakukan komunikasi interaktif terhadap evaluasi kegiatan tersebut. Sehingga akan diperoleh data realisasi penggunaan anggaran dan informasi tentang permasalahan atau kendala yang dihadapi di lapangan.

“Kepada para peserta agar mengikuti dengan seksama, serta   manfaatkan kesempatan ini dengan optimal untuk saling mengisi serta mendiskusikan permasalahan yang dihadapi,” ujarnya dalam rilis yang diterima tribun-medan.com.

Setjen Kemhan RI Kolonel Inf Nanang Heriyanto mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi manajemen, dengan tujuan untuk memperoleh data, memperoleh Informasi permasalahan /Kendala. Diketahuinya data-data tersebut, amka akan dilakukan komunikasi interaktif berkaitan dengan evaluasi perencanaan.

“Pelaksanaan realisasi anggaran belanja pegawai, belanja barang operasional perkantoran dan standar biaya khusus Bidang Opslat dilingkungan Kemhan/TNI, sebagai bahan masukan penyusunan kebutuhan anggaran/reviu baseline  Kemhan dan TNI tahun 2014,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asops Kasdam I/BB Para Pabandya Kodam I/BB, Kasi Gabrah Kodam I/BB, Para Papekas Gabrah Kodam I/BB, Pabanda Renops Lantamal I/Belawan, Kapekas Lantamal I/Belawan, Pandya Ops Kosekhanudnas III/Medan, Kapekas Kosekhanudnas III/Medan, Kadis Ops Lanud Medan dan Kapekas Lanud Medan.


(afr/tribun-medan.com)
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
312702 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas