Kamis, 18 Desember 2014
Tribun Medan

King Spesial Drag Bike

Kamis, 21 Maret 2013 20:27 WIB

King Spesial Drag Bike - lufi.JPG

Laporan Wartawan Tribun Medan/Mohamad Yoenus

MEDAN-TRIBUN.com, MEDAN -
Kata iseng. Itulah alasan pertama mengapa Gusti akhirnya memutuskan memodifikasi RX King Spesial Gold Medallion 1993 dengan tema Drag Bike. Kini tak sekedar iseng, sederet prestasi telah ia koleksi dari ajang adu kecepatan tinggi ini. 

Awalnya RX King Spesial tersebut hanya menjadi kendaraan harian. Kemudian perlahan dipereteli sedikit demi sedikit, lalu iseng-iseng mengikutkannya pada balapan liar, dan beberapa kali Gusti dan sepeda motor miliknya keluar sebagai pemenang. Namun akhirnya ia menyadari akan bahaya dan legalitas dari ajang yang ia lakoni.

"Teman-teman juga menyarankan jangan tangung-tanggung, terus diminta untuk ikut kegiatan yang resmi saja. Dari situlah mulai ikut kompetisi balapan yang legal,"kata Gusti, beberapa waktu lalu.             

Sejak beberapa kali menjadi pemenang, Gusti mengaku semakin bersemangat untuk terus mengotak-atik kendaraannya agar tampil maksimal. Ia mengaku mulai menggeluti drug bike ketika masih duduk di bangku SMA (tahun 2002). Karena keterbatasan waktu, proses menemukan stelan yang pas untuk sepeda motornya membutuhkan waktu yang lama, sekitar dua tahun.

"Karena berbeda dengan modifikasi untuk kontes, drug bike memakan waktu yang lama. Karena tidak bisa diotak-atik lalu jadi, tapi kita harus terus bongkar pasang sampai menemukan stelan mesin yang sesuai, stabil sehingga keseimbangan kereta (sepeda motor) dan kecepatan seperti apa yang kita harapkan," ujarnya.        

Beberapa ubahan yang dilakukan Gusti diantaranya, ban memakai merek Drag Stone, kemudian pelak Aloi Daytona, Stang Jepit custom, magnet Racing, kain Klos TK, knalpot custom, rangka sepeda motor di custom, sedangkan mesin ada ubahan yang menjadi rahasia tersendiri, namun ia menyebutkan diantanya stang seher menggunakan RX-Z dan Karbu 34.

Untuk segala ubahan dan ide, lelaki kelahiran 20 tahun lalu ini mengatakan dibantu oleh mekanik dari bengkel Jamal yang berlokasi di Jalan Karya, Medan. "Bengkel Jamal yang mengurusi semua ubahan pada mesin agar sesuai keinginan pebalap," katanya. 

Sebagian dari banyaknya prestasi yang telah diraih Gusti, diantaranya Juara 2 kelas FFA dari tahun 2010 hingga 2011, Juara 1 kelas 2 tak 135cc tune up 2010, Juara 1 kelas FFA 2009 di, Juara 1 kelas FFA dari 2005 sampai 2009 dan Juara umum Drag Bike 2005.


(yns/tribun- medan.com)
Penulis: Mohamad Yoenus
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas