• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Medan

Perbedaan Hypnosis dan Hipnotis

Sabtu, 30 Maret 2013 22:42 WIB
Laporan Wartawan Maulina Siregar

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN-
Masih banyak masyarakat awam yang salah persepsi menenai hypnosis dan menyamakannya dengan hipnotis. Padahal kedua hal tersebut berbeda. Hypnosis menutur defenisis US Department education, Human Services Division adalah penembusan factor kritis pikiran sadar diikuti dengan diterimanya suatu pemikiran selektif (sugesti).  

Dan, hypnoteraphy adalah penerapan hypnosis yang digunakan untuk membantu menghilangkan gejala psikomatis da trauma psikis.  Demikian diutarakan oleh dr Mian Dameria Pasaribu, SpPK,C.Ht, Sabtu (30/3/2013).

Sementara itu hipnotis adalah orang yang melakukan hypnosis. “Hipnoterapis sudah pasti seorang hipnotis namun hipnotis belum tentu mampu melakukan terapi,”ujarnya. Ia menjelaskan tubuh manusia bukan saja terdiri atas unsur fisik juga mencakup mental dan emosi. Fisik bisa menjadi sakit jika mental dan emosional tidak dalam kondisi baik, maka timbullah yang dikenal dengan psikosomatis. Gangguan psikosomatis adalah penyakit fisik yang disebabkan oleh pikiran negatif dan/atau masalah emosi.

Masalah emosi itu antara lain rasa bersalah, marah, sedih, kecewa, takut, stress, depresi, kecewa, kecemasan atau masalah emosi negatif lainnya. Gangguan ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalaminya. “ Sebelum seorang pasien menjalani hypnotheraphy biasanya disarankan juga untuk konfirmasi laboratorium. Seperti rontgen, cek darah, urine dan serangkaian general check up lainnya. Untuk memastikan apakah gejalan yang dialaminya memang murni psikosomatis,”dr Mian Dameria menjelaskan.

(mom/tribun-medan.com)
Penulis: Momo Regar
Editor: Raden Armand Firdaus
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
332481 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas