Lebih Suka Disebut Tenaga Pendidik

Daripada disebut pengajar, Syahril lebih memilih disebut sebagai tenaga

Laporan wartawan Tribun Medan/Wiwi Deriana
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -
Nama : Muhammad Syahril Nasution, S.AG
Tanggal lahir : Medan, 23 November 1973
Nama istri : Teti Yosmalizar lubis
Anak : Asrofi Liza, Mirza mudrika, syahira Shaumi
Jabatan : Kepala Sekolah

Daripada disebut pengajar, Syahril lebih memilih disebut sebagai tenaga pendidik. Ia mengatakan pendidik memiliki tuga yang berkelanjutan dan tidak hanya selesai ketika anak sudah lulus. Bahkan sebagai tenaga pendidik, Ia tetap berhubungan dengan murid-muridnya walau mereka sudah melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi.

Syahril baru menjabat selama dua tahun sebagai kepala sekolah, selama itu tentu saja banyak tantangan dan juga pengalaman yang sudah dialaminya. Tantangan yang cukup sering dialaminya adalah masalah biaya dan juga pelaksanaan di lapangan yang tidak sesuai dengan apa yang direncanakannya.

"Untuk mengatasi ini, saya tidak pernah putus asa dan menyerah. Saya selalu bersosialisasi dan juga mengajak bicara dimana letak permasalahannya. Dengan begitu, permasalahan lebih cepat selesai,"ucapnya.

Selama menjadi kepala sekolah, Syahril juga banyak melakukan perbaikan dalam manajemen dan sarana serta prasarana sekolah. Kepala sekolah yang sudah mengabdikan dirinya selama 15 tahun menjadi guru ini mengatakan dalam menghadapi siswa nya, Ia juga selalu mengandalkan sistem komunikasi dan kelembutan.

"Sekarang bukan jamannya lagi siswa takut kepada guru. Harus ada komunikasi antar siswa dan guru. Dalam mendidik, kita melibatkan  mulai dari  siswa, guru, masyarakat dan orangtua. Sehingga bila siswa ada masalah, kita lebih mudah mengatasinya,"katanya.


(der/tribun-medan.com)

Penulis:
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved