Pemerintah Bikin Percontohan Pasar Aman

Demi melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat bahan

Tayang:
TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Demi melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat bahan berbahaya dalam pangan, pemerintah mencanangkan program percontohan pasar aman dari bahan berbahaya.

Hal itu juga bertujuan memberdayakan komunitas pasar, agar berperan aktif melakukan pengawasan mandiri dan berkesinambungan.

Pencanangan pasar aman dari bahan berbahaya ini melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan bersama Kementerian Perdagangan, Kementerian Kesehatan, dan Pemerintah Provinsi DKI yang diselenggarakan di Pasar Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (19/4/2013).

"Hasil pengawasan BPOM menunjukkan masih maraknya penyalahgunaan bahan berbahaya dalam pangan, seperti formalin disalahgunakan sebagai pengawet makanan, boraks disalahgunakkan jadi perenyah makanan, dan pewarna non pangan sebagai pewarna pangan," jelas Kepala Badan Kepala BPOM Lucky S Slamet.

Lucky menuturkan, program pasar aman dari bahan berbahaya ini mulai dicanangkan di Jakarta karena merupakan ibu kota negara yang bisa menjadi barometer bagi daerah lain. Sebab dalam 3 tahun pasar aman akan dicanangkan di 108 kota di 31 provinsi di Indonesia.

Oleh karena itu, kata Lucky, dibutuhkan kerja sama lintas sektoral agar program ini dapat berjalan. Seperti pencanangan pasar aman bahan berbahaya di Jakarta, BPOM turut menggandeng Pemprov DKI. Keterlibatan pemerintah daerah dinilai penting untuk menjamin keberlangsungan pengawasan peredaran makanan mengandung bahan berbahaya di pasar-pasar tradisional.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved