• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribun Medan
Home » Sumut

90 Preman di Binjai Diamankan

Minggu, 21 April 2013 19:15 WIB
Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI
- Keresahan warga Kota Binjai, terhadapa aksi peremanisme yang belakangan marak mendapat tanggapan serius dari pihak jajaran kepolisian Polres Binjai. Sedikitnya 90 orang yang diduga kerap menimbulkan keresahan dikalangan masyarakat ini diamankan dari berbagai lokasi. Dari orang-orang yang terjaring rajia pekat 3 orang diantaranya harus mendekam di dalam penjara karena membawa senjata tajam.

 

Sedangkan selebihnya dibina dan kemudian dipulangkan ke rumahnya masing-masing. "Kalau kategori aksi peremanisme di koat ini sendiri tergolong wajar. Pun begitu kita mengadakan rajia pekat dan menjari sedikitnya 90 orang yang dicurigai," kata Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon melalui Kabag Humas AKP Marwan usai melakukan olah raga bersama di lapangan bola Polres Binjai.

 

Dijelaskanya, razia untuk memberantas aksi peremanisme yang kerap menimbulkan keresahan warga ini dilakukan jajaran Polres Binjai, mulai dari tanggal 20 Maret lalu hingga tanggal 24 April nantinya.

"Jadi kita lakukan ini untuk memberikan rasa keamanan dan kenyamanan masyarakat kota ini," terang Marwan.
 
Adapun ketiga orang yang diamankan antara lain, papar dia, Marjuki Sembiring alias Ayen (24) warga Kecamatan Binjai Kota, yang diamankan dari pasar Tavif, yang diduga melakukan pemalakan karena ditemukan sajam dari tanganya.

"Sementara yang dua lagi karena kedapatan membawa saja juga yakni Jaya Saputra (20) dan Harus R Toto (25) warga Desa Padang Cermin, Kecamatan Selsei, Kabupaten Langkat," jelasnya, semabri mengakui, selebihnya yang tidak ditemukan barang bukti atau tidak terbukti melakukan aksi peremanisme dipulangkan setelah sebelumnya dibina terlebih dahulu.

Ketiga orang yang ditahan karena membawa sajam ini, ucap dia, akan dikenakan undang-undang darurat. Sebab, benda tajam yang dibawa mereka dapat melukai orang lain dan kemungkinan besar senjata tajam itu sengaja oleh ketiganya. "Ya, ketiganya kita jerat dengan undang-undang darurat," tegasnya                

Untuk langkah-langkah ke depannya demi kenyamanan dan keamanan masyarakat, jelas Marwan, pihaknya akan terus melakukan patroli setiap harinya dengan mengerahkan sekitar 20 personil baik dari Intelkam, Shabara, Remas dan Reskrim. (ari/tribun-medan.com)

Penulis: M Azhari Tanjung
Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
359542 articles 33 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas