Chamil Gallery Perkenalkan Kain Tenun Nusantara

Kolesi kain tenun yang dipasarkan di Chamil Gallery berjumlah rat

Tayang:
Editor: Muhammad Tazli
Laporan Wartawan Tribun Medan / Fahrizal Fahmi Daulay

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kolesi kain tenun yang dipasarkan di Chamil Gallery berjumlah ratusan helai. Ia berniat akan menambah koleksinya dari daerah lain yang belum dikenal masyarakat.

"Memang saat ini kain tenun yang dijual masih merintis, tapi kedepan akan ditambahin," papar Elisa Farah Pane Pemilik Chamil Gallery saat pembukaan galeri tersebut di Jalan Sei Blutu Medan, Minggu (21/4/2013)

Elisa mengungkapkan keseriusannya untuk terjun mempekenalkan hasil kebudayaan tenun nusantara sudah dilakoninya sejak lama, pasalnya sebelum membuka galeri ia sudah lama membuka butik jahit yang ada dibelakang rumahnya.

Namun seiring perkembangan kain tenun yang bernilai ekonomi tinggi ia pun beralih ke pemasaran kain tenun. Tidak hanya dari daerah lain, namun juga dari daerah sendiri. Seperti kain tenun dari Sibolga yang cukup sulit ia peroleh.

Elisa pun mengatakan bahwa kain tenun saat ini tidak hanya sebatas pembalut pakaian namun sudah berkembang menjadi tren fashion di Indonesia maupun masyarakat dunia. Ini dibuktikan dengan diakuinya batik tenun Indonesia yang sudah dijadikan warisan heritage dunia.

(riz/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved